Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Megawati: Pemakaman Bung Karno di TMP Kalibata Ditolak Soeharto

badge-check


					Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri (foto.instagram@presidenmegawati) Perbesar

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri (foto.instagram@presidenmegawati)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Saat menjadi keynote speaker seminar internasional peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (1/11/2025),

Megawati Soekarnoputri ceritakan perjuangan tentang ayahnya, Presiden RI pertama Soekarno.

Megawati menyebut bahwa perjuangan Bung Karno soal kebebasan dan kemanusiaan dilakukan sampai akhir hayatnya.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu mengatakan bahwa Bung Karno adalah pahlawan yang tidak bisa dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

Ketika Bung Karno meninggal, pihak keluarga sudah membuat permohonan agar Bapak Proklamator itu bisa dimakamkan di TMP Kalibata.

Namun, dijelaskan Megawati, permohonan tersebut ditolak oleh Soeharto yang saat itu memerintah sebagai Presiden di masa Orde Baru.

“Hanya untuk dimakamkan saja susahnya bukan main, makanya kenapa beliau tidak seperti biasanya dimakamkan di Taman Pahlawan tapi beliau dimakamkan di sini (Blitar),” ucap Megawati.

Hal tersebut yang membuat Megawati menyebut bahwa Bung Karno tetap melakukan perjuangan hingga akhir hayatnya.

“Karena hanya untuk dimakamkan saja, tidak mudah,” tegasnya.

Meski dimakamkan di Blitar, Megawati menyebut bahwa makam ayahnya itu kini populer dengan dikenal sebagai makam Proklamator Bangsa.

“Alhamdulillah tempat ini sekarang menjadi sangat populer dan banyak orang datang ke sini dan ini jadi aneh,” ujar Megawati.

“Taman Makam Pahlawan juga bukan, lebih dikenal dengan yang namanya maka Proklamator Bangsa Bung Karno.

Di Blitar ini Bung Karno menerima pendidikan budi pekerti yang begitu penting bagi pembentukan karakternya,” ucap Megawati.

Presiden ke-5 RI itu juga menyinggung Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bisa bersifat universal.

“Lima sila itu benar-benar dapat diaplikasikan, dilaksanakan oleh bangsa manapun juga. Kemanusiaan, keadilan, dan kesetaraan itu yang menjadi nilai-nilai pokok Dasasila Bandung,” ujarnya.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Unras di Grahadi Berujung Ricuh Malam Ini

26 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bapanas Usul Bansos Telur dan Daging Ayam Disalurkan Lagi Imbas Harga Anjlok

26 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kemenperin Panggil PT Pakerin Buntut Kabar PHK Massal 2.500 Buruh

25 Juni 2026 - 20:29 WIB

CNG Jadi Pengganti LPG 3 Kg, Mulai Diproduksi Juli

25 Juni 2026 - 20:09 WIB

Pemerintah Sepakat Tetapkan Maksimal 40 Tahun Tenor KPR untuk MBR

25 Juni 2026 - 19:45 WIB

DJP Jatim Sita Aset Senilai Rp24,9 Miliar Milik 158 Penunggak Pajak

24 Juni 2026 - 19:06 WIB

Kuota Internet Tak Bakal Hangus, Telkomsel-XL-Isat Terapkan Skema Ini

23 Juni 2026 - 19:14 WIB

Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang, ASDP Tambah 3 Kapal

23 Juni 2026 - 19:02 WIB

Somasi 3 Kali Tak Digubris, Warga Sukodono Adukan Penyerobotan Tanah ke Polres

23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Trending di Nasional