Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

BPOM Ungkap 8 Obat yang Sering Dipalsukan: Viagra Hingga Ponstan

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) merilis daftar delapan produk obat yang paling sering ditemukan dalam bentuk palsu. Informasi ini disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap peredaran obat ilegal yang dapat membahayakan kesehatan.

“Produk-produk ini sering ditemukan palsunya karena permintaan pasar cukup tinggi,” demikian imbauan BPOM dikutip, Kamis (05/02/2026).

BPOM menegaskan penggunaan obat palsu berisiko serius bagi kesehatan untuk jangka pendek dan jangka panjang. Risiko keracunan dapat muncul karena kandungan obat palsu tidak jelas dan tidak melalui proses pengawasan mutu. Kondisi tersebut bisa membuat efek obat tidak sesuai harapan bahkan menimbulkan gangguan kesehatan baru.

“Dosis tidak tepat yang dapat memicu ketergantungan, resistansi obat, hingga risiko kematian,” tulis BPOM.

Selain itu, dosis yang tidak tepat juga dapat menyebabkan obat tidak bekerja efektif. Dalam beberapa kasus, hal ini bisa membuat penyakit lebih sulit diobati karena muncul resistansi terhadap obat tertentu.

BPOM pun mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat membeli obat. “Beli obat di toko obat atau apotek resmi, dan jika membeli secara online pastikan melalui Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF) berizin,” tulis BPOM.

Masyarakat juga diminta menerapkan prinsip “Cek KLIK” yakni cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli obat. BPOM menyarankan penggunaan aplikasi BPOM Mobile untuk memverifikasi legalitas produk secara cepat.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai obat palsu dan cara pencegahannya, masyarakat dapat mengakses kanal resmi BPOM. Edukasi ini diharapkan membantu masyarakat lebih waspada sehingga terhindar dari risiko penggunaan obat ilegal.

Daftar Obat yang Banyak Dipalsukan:
1. Viagra
2. Cialis
3. Ventolin Inhaler
4. Dermovate krim atau Dermovate salep
5. Ponstan
6. Tramadol Hydrochloride
7. Hexymer
8. Trihexyphenidyl Hydrochloride.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Trending di Life Style