Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Cinta Laura Kiehl kembali menantang kemampuan aktingnya lewat series WeTV Original terbaru bertajuk ‘Sleeping With The Enemy’. Dalam proyek bergenre action thriller tersebut, ia memerankan dua karakter berbeda, yakni Aruna dan Clara.
Menurutnya, tantangan terbesar bukan sekadar memainkan dua tokoh sekaligus, melainkan menghadirkan perjalanan emosional yang kompleks dalam cerita. Ia mengaku langsung tertarik saat pertama kali membaca naskah karena karakter yang ditawarkan memiliki banyak dimensi.
“Ini pertama kalinya aku baca skrip dan langsung suka, jadi aku harap kita akan mengeksekusi skrip ini dengan baik. Lalu, nanti saat tayang, semoga bisa diterima dengan sangat baik oleh teman-teman Indonesia maupun dari negara lain,” kata Cinta Laura Kiehl saat konferensi pers Sleeping With The Enemy di Kantor Hitmakers Studio, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Dalam series tersebut, Aruna merupakan gadis belia yang tumbuh di lingkungan penuh kasih sayang sebelum tragedi menimpa keluarganya. Setelah kedua orang tuanya dibunuh, Aruna mengubah identitasnya menjadi Clara untuk mengungkap dalang di balik kematian keluarganya.
“Aruna itu sebelum keluarganya dibunuh memiliki lingkungan yang sehat, bahagia, penuh cinta, bisa dibilang dia cukup naif dan innocent. Tapi setelah kejadian itu, dia menjadi sangat berubah,” katanya.
Ia menjelaskan, Clara merupakan sosok yang jauh berbeda dari Aruna. Jika Aruna dipenuhi rasa murka, Clara tampil sebagai perempuan yang penuh perhitungan dan tak mudah terbawa emosi.
“Aruna mungkin setelah kejadian buruk jadi sedikit impulsive, penuh sakit hati, penuh amarah, penuh kekecewaan. Sementara, Clara itu adalah sosok yang sangat strategis, calculative, mampu menahan segala emosi yang ada dalam hatinya dan bisa berpikir sebelum bertindak,” ucapnya.
Menurut Cinta, salah satu tantangan terberat adalah menampilkan konflik batin Clara ketika hidup berdampingan dengan musuhnya. Di sisi lain, karakternya dituntut tetap terlihat tenang, meski menyimpan luka dan kesedihan yang mendalam.
Untuk mendalami peran tersebut, Cinta bersama para pemain mengikuti berbagai persiapan sebelum syuting dimulai. Persiapan itu meliputi pembacaan naskah, workshop akting, hingga latihan fighting yang menjadi bagian penting dalam series tersebut.
Selain adegan laga, Cinta juga mengungkapkan bahwa produksi Sleeping With The Enemy melibatkan intimacy coordinator dalam adegan intim. Menurutnya, seluruh pemain diberikan ruang untuk menyampaikan batas kenyamanan sehingga proses syuting berlangsung aman dan profesional.
“Ada adegan dimana aku melakukan sebuah hal yang bisa dibilang cukup intim, tapi kita memiliki ntimacy coordinator dan workshop. Jadi untuk menyesuaikan apa yang nyaman dan tidak nyaman, pemain laki-laki juga sangat respectful dan komunikatif,” katanya.
Series garapan sutradara Rizal Mantovani tersebut menghadirkan bintang berbakat lainnya seperti Randy Martin, Anthony Xie, dan Ersya Aurelia. Series ini baru akan menjalani proses syuting di Jakarta dan Bogor untuk menghadirkan cerita yang misterius dan menegangkan


























