Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Rajin ke Gunung Kawi Pengusaha Ini Jadi Miliarder

badge-check


					Wisata Gunung Kawi Perbesar

Wisata Gunung Kawi

Penulis: Sapteng M Nunggal | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, MALANG-Gunung Kawi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah lama dikenal sebagai salah satu tujuan ziarah yang dipercaya sebagian masyarakat dapat membawa keberuntungan, termasuk dalam urusan usaha. Salah satu pengusaha yang tercatat rutin berkunjung ke tempat tersebut adalah pendiri perusahaan rokok Bentoel, Ong Hok Liong, yang kemudian tumbuh menjadi miliarder.

Kisah tersebut diungkap sejarawan George Quinn dalam buku Wali Berandal Tanah Jawa (2021).

“Ong rajin berkunjung ke Gunung Kawi yang di dekat Malang untuk memohon kepada Eyang Jugo dan Iman Soedjono agar bisnisnya sukses,” tulis George Quinn.

Salah satu kunjungan Ong ke Gunung Kawi pada sekitar 1954 kemudian menjadi kisah yang paling dikenal. Saat berziarah, Ong tertidur di dekat makam dan bermimpi melihat bongkahan ubi talas. Tanpa ada cerita apapun di mimpinya.

Namun, setelah terbangun, dia menanyakan arti mimpinya kepada juru kunci makam. Menurut penuturan sang juru kunci, mimpi tersebut merupakan petunjuk dari Eyang Jugo agar Ong mengganti nama pabrik sekaligus merek rokok yang saat itu belum berkembang.

Menurut Quinn, Eyang Jugo merupakan tokoh yang dimakamkan di kawasan Gunung Kawi dan dikeramatkan oleh sebagian masyarakat. Dia dipercaya memiliki kesaktian. Mulai dari mengobati penyakit hingga membawa keberuntungan bagi orang yang datang berziarah.

Saat itu, Ong merupakan pemilik pabrik rokok bernama Strootjes-Fabriek Ong Hok Liong yang tak begitu laku. Atas tafsir mimpi tersebut, dia kemudian mengganti nama perusahaan dan merek rokoknya menjadi Bentoel. Bentoel merupakan sebutan masyarakat Malang untuk ubi talas yang dia lihat dalam mimpi.

Siapa sangka, percaya atau tidak, keputusan itu kemudian menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan bisnis Ong. Setelah menggunakan nama Bentoel, penjualan rokoknya terus meningkat. Perusahaan juga berkembang pesat hingga mempekerjakan sekitar 3.000 karyawan sebelum 1960 dan menjelma menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia.

“Di negara yang dari dulu sampai sekarang sebagian besar penduduk laki-lakinya kecanduan rokok, Bentoel mendatangkan kekayaan sangat besar untuk Ong Hok Liong. Ketika meninggal dunia pada 1967, Ong adalah seorang multi-jutawan,” ungkap Quinn.

Sepeninggal Ong, perusahaan diteruskan oleh anak-anaknya, termasuk Budhiwijaya Kusumanegara yang menjabat sebagai presiden direktur. Bentoel kemudian terus berkembang hingga akhirnya diakuisisi oleh British American Tobacco pada 2009.

Terlepas dari benar atau tidaknya kisah tersebut, perjalanan bisnis Ong membuat nama Gunung Kawi semakin lekat dengan cerita tentang keberuntungan. Hingga kini, tempat itu masih didatangi banyak peziarah yang berharap memperoleh kelancaran usaha maupun rezeki.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tate McRae Curi Perhatian saat Bawa Bola Pertandingan Piala Dunia

15 Juli 2026 - 20:24 WIB

Jalan-jalan Sambil Kentut”Rahasia” Penuaan yang Sehat

13 Juli 2026 - 20:33 WIB

Shakira Tampil Memesona di Miami, Penampilannya Jadi Perbincangan

12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Demi Kung Fu Soccer, Dilraba Dilmurat Naik 9 Kg dan Bentuk Tubuh Atletis

9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Wisata Jeep Merapi, Menikmati Alam dan Kisah di Balik Erupsi

8 Juli 2026 - 19:42 WIB

Waspada, Katarak Bisa Menyerang Usia Muda

8 Juli 2026 - 19:18 WIB

Fans Brasil Viral, Menarik Perhatian dengan Penampilan Bikini

7 Juli 2026 - 19:08 WIB

Ini Dia Pacar Striker Swedia yang Menawan

3 Juli 2026 - 20:03 WIB

Konsumsi Gula Tinggi Hantui Kesehatan Generasi Muda, Efek Menjamurnya Cafe di Jatim

3 Juli 2026 - 19:43 WIB

Trending di Life Style