Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Massa Pesilat Serang Desa Plumbon Gambang, Dua Warga Lukaluka Kaca Mobil Kades Pecah

badge-check


					Dua warga alami luka berat dan ringan, serta kaca mobil Kades Plumbon Gambang pecah, akibat diseran sejumlah massa didiga oknum pesilat, Minggu dinihari 01.00 wib, 16 Agustus 20w6. Foto: ist
Perbesar

Dua warga alami luka berat dan ringan, serta kaca mobil Kades Plumbon Gambang pecah, akibat diseran sejumlah massa didiga oknum pesilat, Minggu dinihari 01.00 wib, 16 Agustus 20w6. Foto: ist

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG — Suasana Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, mendadak mencekam pada Minggu dinihari, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Ratusan orang yang diduga anggota salah satu perguruan silat menyerang warga secara membabi buta, menyebabkan dua warga luka-luka serta sejumlah rumah dan kendaraan rusak.

Kepala Desa Plumbon Gambang, Nur Wakit, menjelaskan bahwa rombongan massa tersebut bergerak dari arah utara — diduga usai menghadiri sebuah acara di wilayah Jombang — dengan mengendarai sekitar 50 unit sepeda motor, tiga unit truk, dan beberapa mobil pribadi.

Saat melintas di desa tersebut, massa melihat warga yang sedang duduk di tepi jalan dan langsung melakukan penyerangan tanpa alasan yang jelas.

Para pelaku menyerang menggunakan petasan, lemparan batu, dan botol kaca bekas minuman keras.

Warga yang terkejut berupaya melawan semampunya, namun kalah jumlah. Sebagian warga bahkan terpaksa menggunakan pengeras suara musala untuk meminta bantuan warga lainnya guna mengadang amukan massa.

Akibat insiden tersebut, dua warga mengalami luka cukup serius dan harus mendapatkan perawatan medis.

Mereka adalah Didik Santoso yang mengalami luka pada tangan dan memar di kepala, serta Ulum yang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Aura Syifa.

Kerusakan material juga tidak sedikit. Beberapa sepeda motor warga dirusak, dan kaca mobil milik kepala desa Nur Wakit turut pecah dihantam batu.

Sejumlah rumah warga di tepi jalan pun mengalami kerusakan akibat lemparan batu dan benda lain dari para pelaku.

“Saya tidak tahu persis bagaimana awal keributan karena saat itu saya berada di dalam rumah. Setelah terdengar suara gaduh dan keributan, saya keluar dan ternyata massa sudah masuk hingga ke dalam permukiman warga,” ujar Nur Wakit.

Pemerintah Desa Plumbon Gambang telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Polres Jombang bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat segera turun ke lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan penyelidikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian sedang memburu para pelaku dan mengusut motif di balik penyerangan tersebut.

Peristiwa ini menimbulkan keresahan mendalam di kalangan warga Jombang, mengingat konvoi kelompok yang berujung pada tindakan anarkis bukan pertama kalinya terjadi di wilayah tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas para pelaku agar kejadian serupa tidak terulang dan keamanan lingkungan tetap terjaga.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dapur SPPG Puri Mojokerto Meledak dan Terbakar, 5 Orang Terluka

16 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Gempa Mag 7,7 Guncang Flores, Pemerintah: Waspadai Tsunami

15 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Iran Mampu Bikin Dunia Krisis Teknologi bagi Dunia: Helium dan Hormuz

14 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Presiden Resmikan Jembatan Garuda Carangwulung Bersama 3.395 Jembatan di Indonesia

14 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Pemkab Jombang Luncurkan Aplikasi PRIME 169: Pangkas Birokrasi dan Pengawasan

13 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Trending di News