Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

SignAloud, Sarung Tangan Sakti bagi Tunarungu/Wicara

badge-check


					Thomas Pryor dan Navid Azodi dua mahasiswa pencipta  SignAloud, sarung tangan bagi penyandang disabilitas tunarungu/wicara bisa berkomunikasi secara wajar. Foto: ist Perbesar

Thomas Pryor dan Navid Azodi dua mahasiswa pencipta SignAloud, sarung tangan bagi penyandang disabilitas tunarungu/wicara bisa berkomunikasi secara wajar. Foto: ist

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, AMERIKA SERIKAT — Sebuah penemuan sederhana namun luar biasa bermakna lahir dari tangan dua mahasiswa: Thomas Pryor dan Navid Azodi. Mereka menciptakan SignAloud.

Temuan berupa sepasang sarung tangan cerdas yang mampu menerjemahkan bahasa isyarat menjadi suara dan teks secara langsung.

Inovasi ini telah memenangkan penghargaan bergengsi Lemelson–MIT Student Prize, dan dinilai mampu mengubah kehidupan lebih dari 70 juta penyandang tunarungu di seluruh dunia.

Sarung tangan ini dilengkapi sensor gerak, sensor lentur, dan giroskop yang mampu membaca setiap pergerakan tangan, jari, dan pergelangan tangan pengguna.

Setiap gerakan bahasa isyarat yang dilakukan akan dideteksi, dikirim ke perangkat komputer atau ponsel, dan dalam hitungan detik diubah menjadi suara maupun teks yang dapat dibaca dan didengar oleh orang lain.

Kehadiran SignAloud bukan sekadar alat canggih, melainkan jembatan komunikasi yang selama ini hilang. Bagi jutaan penyandang tunarungu, bahasa isyarat adalah bahasa ibu mereka, namun sangat terbatas karena tidak semua orang memahaminya.

Dengan sarung tangan ini, hambatan itu runtuh: penyandang tunarungu dapat berkomunikasi dengan siapa saja tanpa perlu penerjemah, tanpa rasa canggung, dan tanpa merasa terpisahkan dari lingkungan sekitar.

Penemuan ini juga membuktikan bahwa teknologi yang paling berharga bukanlah yang paling rumit, melainkan yang mampu menyelesaikan masalah kemanusiaan yang nyata.

SignAloud tidak hanya memudahkan komunikasi, ia membuka pintu akses yang lebih luas — mulai dari dunia pendidikan, pekerjaan, hingga pelayanan publik yang setara dan bermartabat.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Minyak Sawit RI Mengalir Sampai ke Israel Lewat Singapura Sejak 2023

28 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kunjungan Pasca Kebakaran, Bupati Warsubi Janjikan Pasar Cukir Bisa Dioperasikan sebelum Idul Fitri 2027

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Jombang Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Ini Daftar Penghargaan Pemuda Berprestasi

28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Terjaring Operasi Patuh di Lumajang, Pelajar Nekat Terobos Hingga Menabrak Jatuh Wanita Polantas

27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jombang Terjadi Hujan Cukup Deras , Wiko Diaz: Ini Hujan Rekayasa Pemprov Jatim untuk Atasi Karhutla

27 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Trending di News