Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Dilraba Dilmurat menjadi salah satu topik pembicaraan terbesar menjelang perilisan film terbaru Stephen Chow, Kung Fu Soccer (功夫女足), namun bukan karena penampilannya di karpet merah.
Sang aktris mengungkapkan bahwa ia sengaja menambah berat badan sekitar sembilan kilogram, membangun massa otot, dan mengubah penampilannya secara total demi memerankan penyerang sepak bola bernama Yu Long. Transformasi ini menjadi salah satu perubahan fisik paling dramatis sepanjang kariernya. Menjelang penayangan film di bioskop, dedikasinya terhadap peran tersebut menjadi bahan perbincangan hampir sebesar film itu sendiri.
Film komedi olahraga ini menandai kembalinya Stephen Chow sebagai sutradara setelah beberapa tahun absen dari layar lebar. Dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop China pada 11 Juli 2026, film ini secara luas dianggap sebagai penerus spiritual dari Shaolin Soccer, dengan memadukan sepak bola, seni bela diri, dan humor khas Stephen Chow yang unik.
Ekspektasi terhadap film ini sangat tinggi, karena melanjutkan warisan sebuah film kultus tentu bukan tugas yang mudah. Bagi Dilraba, memerankan Yu Long, penyerang bernomor punggung delapan dari tim sepak bola wanita Emei, menuntut lebih dari sekadar belajar menendang bola.
Karakter Yu Long digambarkan sebagai penyerang yang sulit ditebak, pemberani, dan menggabungkan teknik kung fu dengan permainan menyerang yang eksplosif.
Mengapa Dilraba Dilmurat Naik 9 Kilogram dan Berlatih Berbulan-bulan untuk Kung Fu Soccer
Untuk menampilkan fisik yang meyakinkan, Dilraba dilaporkan menaikkan berat badannya sekitar sembilan kilogram sambil menurunkan kadar lemak tubuh hingga sekitar 15 persen, sehingga membentuk tubuh atletis yang sangat berbeda dari penampilannya yang biasa dikenal publik.
Transformasi tersebut tidak hanya terlihat dari angka di timbangan. Dilraba juga memotong rambutnya menjadi lebih pendek, membuat kulitnya tampak lebih gelap karena terbakar matahari, dan meninggalkan citra anggun yang selama ini melekat lewat berbagai drama yang dibintanginya.
Alih-alih selalu tampil sempurna di depan kamera, ia memilih penampilan seorang pesepak bola akar rumput yang lebih sering bergelut di lapangan berlumpur daripada berpose untuk sampul majalah. Bisa dibilang, merek-merek perawatan kulit mungkin harus mengalihkan pandangan untuk sementara waktu.
Persiapan peran tersebut juga mencakup latihan fisik intensif selama tiga bulan. Dilraba mempelajari dasar-dasar sepak bola dari nol.
Menggiring bola, juggling, pergerakan taktis, duel fisik, hingga latihan menembak menjadi bagian dari rutinitas hariannya. Daripada mengandalkan pemeran pengganti, ia memilih melakukan sendiri banyak adegan aksi, termasuk tendangan salto yang rumit menggunakan bantuan tali pengaman. Adegan itu dikabarkan membutuhkan 17 kali pengambilan gambar dan membuat pinggangnya memar.
Persiapannya tidak berhenti di lapangan sepak bola. Untuk memahami unsur seni bela diri dalam film, Dilraba juga mempelajari teknik tongkat yang terinspirasi dari kung fu tradisional. Ia bahkan dilaporkan mengunjungi Kuil Shaolin untuk mengamati gerakan dan mekanika tubuh yang kemudian diadaptasi ke dalam adegan aksi sepak bola bergaya hiperbola.
Komitmen seperti itu memang sesuai dengan ciri khas film Stephen Chow, di mana mencetak gol tidak pernah sekadar memasukkan bola ke gawang.
Produksi film ini juga sangat ambisius. Kung Fu Soccer disebut memiliki anggaran sekitar 380 juta yuan, dengan hampir separuhnya dialokasikan untuk efek visual.
Lebih dari 1.200 adegan CGI diciptakan untuk mewujudkan dunia sepak bola imajinatif ala Stephen Chow, yang memadukan koreografi seni bela diri dengan aksi olahraga yang spektakuler. Jika melihat trailer-nya, jelas bahwa film ini tidak pernah berniat tampil sederhana.
Dilraba akan beradu akting dengan Zhang Xiaofei sebagai kapten tim Shuangshuang, Lay Zhang sebagai pelatih bela diri Xu Feng, serta aktris senior Carina Lau dan mantan kiper tim nasional sepak bola wanita China Zhao Lina.
Daftar pemain yang baru diumumkan juga mengejutkan publik dengan kehadiran aktor Jepang Takeru Satoh dalam sebuah peran khusus, sehingga menambah nuansa internasional dalam proyek tersebut.
Kabar keterlibatan Takeru Satoh kembali memicu spekulasi di media sosial setelah foto-foto lamanya bersama Lay Zhang kembali beredar. Para penggemar yang sebelumnya menduga keduanya sedang mengerjakan proyek rahasia bersama kini merasa dugaan mereka akhirnya terbukti. Sesekali, para “detektif internet” memang berhasil menebak dengan benar.
Sementara itu, Zhang Xiaofei juga menjalani transformasi besar untuk film ini. Aktris peraih penghargaan tersebut memotong rambut panjangnya dan menjalani latihan kebugaran intensif selama beberapa bulan demi memerankan kapten tim sekaligus penjaga gawang yang disiplin.
Dengan banyaknya pemeran utama yang melakukan perubahan fisik signifikan, terlihat jelas bahwa Stephen Chow menuntut dedikasi penuh bahkan sebelum proses syuting dimulai.
Para pecinta film memuji keberanian Dilraba untuk keluar dari standar kecantikan konvensional. Banyak yang menyebut transformasinya sebagai salah satu perubahan fisik paling meyakinkan dalam perfilman China modern. Mereka juga mengapresiasi keputusannya menjalani sendiri adegan-adegan aksi yang berat karena dinilai membuat karakternya terasa lebih autentik.
Satu hal yang tampaknya disepakati banyak penonton adalah bahwa melihat Dilraba meninggalkan kemewahan karpet merah demi tekel-tekel keras di lapangan berlumpur jelas bukan sesuatu yang diperkirakan siapa pun pada tahun 2026.
Kung Fu Soccer akan tayang di bioskop seluruh China mulai 11 Juli 2026. Film ini menjadi kesempatan pertama bagi penonton untuk melihat apakah Stephen Chow mampu menghidupkan kembali keajaiban Shaolin Soccer bersama generasi baru bintang yang dipimpin oleh Dilraba Dilmurat, Zhang Xiaofei, dan Lay Zhang Yixi.****


























