Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pemerintah Serahkan Surat Keputusan Penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercaan kepada Tuhan Yang Mahaesa

badge-check


					Menteri Kebudayaan Fadlizon menyerahkan SK penetapan 13 Juli setiap tahun sebagai Hari Kepercayaan Kepada Tuhan yang Mahaesa. Foto: ist Perbesar

Menteri Kebudayaan Fadlizon menyerahkan SK penetapan 13 Juli setiap tahun sebagai Hari Kepercayaan Kepada Tuhan yang Mahaesa. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim. |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan tanggal 13 Juli setiap tahun sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 135 Tahun 2026 yang diserahkan secara resmi di Sasana Adirasa Pangeran Sambernyawa, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin, 6 Juli 2026.

Acara ini dihadiri sekitar 150 undangan, menjadi tonggak sejarah baru pengakuan negara atas keberadaan dan hak-hak penghayat kepercayaan di tengah keberagaman bangsa.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyerahkan surat keputusan tersebut menegaskan langkah ini merupakan bukti nyata komitmen negara menjaga semangat persatuan dan toleransi.

“Indonesia lahir dan tumbuh dari keragaman suku, budaya, agama, serta aliran kepercayaan. Tidak ada satu pun warga negara yang boleh terpinggirkan. Negara menjamin setiap orang berhak dihargai dan memiliki ruang yang setara dalam menjalankan keyakinannya masing-masing,” ujar Fadli.

Wongsonegoro

Pemilihan tanggal 13 Juli bukan kebetulan, melainkan berkaitan erat dengan peran tokoh nasional Wongsonegoro, yang pertama kali memperjuangkan istilah “kepercayaan” dalam tata kelola bernegara.

Acara ini dihadiri perwakilan lebih dari 30 kelompok penghayat kepercayaan yang tergabung dalam Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) — payung tunggal yang menaungi total 267 aliran terdaftar di seluruh Indonesia.

Mulai dari Kebatinan, Sapta Darma, Pangestu, hingga kearifan lokal seperti Sunda Wiwitan, Kaharingan, Parmalim, Aluk Todolo, dan Marapu, semuanya hadir bersatu dalam momen bersejarah ini.

Surat keputusan diterima langsung oleh Naen Suryono, Ketua Presidium MLKI.

“Kami menyambut gembira pengakuan yang sudah puluhan tahun kami perjuangkan. Ini bukti bahwa penghayat kepercayaan juga memegang teguh sila pertama Pancasila dan berhak sama dengan warga negara lain,” ungkapnya haru.

Pemerintah berharap peringatan ini tidak hanya seremonial, melainkan memperkuat rasa saling menghormati.

Pemerintah juga berjanji terus menyempurnakan pelayanan administrasi kependudukan dan perlindungan hukum bagi seluruh penghayat kepercayaan di daerah.

“Kita berbeda jalan menuju kebaikan, namun kita satu bangsa. Hari ini kita buktikan keberagaman adalah kekuatan,” tutup Fadli Zon.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berdasarkan CCTV, Netizen Menduga Kelompok GRIB Pelaku Penganiayaan Bambang Setyawan

29 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Trending di News