Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

badge-check


					Tim 9 AHWA menetapkan kembali LH Miftahul Achyar sebagai Rais Am PBNU 2026-2031. Foto: ist Perbesar

Tim 9 AHWA menetapkan kembali LH Miftahul Achyar sebagai Rais Am PBNU 2026-2031. Foto: ist

Penulis: Arief H. Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG— Tim 9 Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara mufakat kembali menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2026–2031.

Keputusan tersebut diambil dalam persidangan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu malam dekitar 23.50 wib, 30 Agustus 2026.

Keputusan AHA

KH Nurul Huda Djazuli dari Ploso, Kabupaten Kediri, menempati urutan teratas perolehan suara AHWA dengan 485 suara (10,31%).

Posisi kedua ditempati TGH KH Nuruzzahri Yahya (Waled Nu) meraih 477 suara (10,14%), selisih keduanya hanya delapan suara.

Berikut daftar lengkap sembilan ulama sepuh pemegang mandat penentu kepemimpinan PBNU periode 2026–2031:

  • KH Nurul Huda Djazuli (Ploso) — 485 suara
  • TGH KH Nuruzzahri Yahya (Waled Nu) — 477 suara
  • AG Dr. KH Baharuddin HS, MA — 392 suara
  • KH Miftachul Akhyar — 350 suara
  • KH Afifuddin Muhajir — 339 suara
  • KH Anwar Iskandar — 326 suara
  • KH Anwar Manshur (Lirboyo) — 303 suara
  • Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj — 273 suara
  • Dr. KH Abun Bunyamin, MA — 268 suara

Proses berlangsung sejak Sabtu malam. Lebih dari 500 perwakilan PWNU & PCNU menuliskan usulan nama ulama ke kertas suara, lalu dimasukkan ke enam kotak kaca terpisah.

Total 34 nama masuk usulan, terhimpun 4.703 suara sah. Sembilan tertinggi ditetapkan AHWA — badan ulama sepuh yang kini memegang wewenang memilih langsung Ketua Umum maupun Rais Aam PBNU.

Keputusan sistem ini sendiri telah disepakati Sidang Pleno III dinihari tadi: 401 suara pilih AHWA, 150 bertahan langsung, 1 tidak sah. Perubahan besar dalam sejarah demokrasi NU.

Namun kemenangan mekanisme baru tak sepenuhnya damai. Sekitar pukul 12.00–12.45 WIB, ratusan massa mengaku pendukung KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mendatangi Gedung Serbaguna KH Hasbullah Said.

Mereka berusaha menerobos barisan pengamanan Banser menuju ruang Komisi Keorganisasian. Terjadi saling dorong hingga bentrokan fisik.

Satu petugas tim pengamanan SIGAP dilaporkan terkena pukulan di bagian leher.

Massa menilai proses pencalonan —termasuk aturan masa jeda politik atau iddah politik— tidak adil dan merugikan sosok yang mereka dukung.

Panitia memastikan ada rekaman CCTV lengkap di setiap titik.

Masih Ricuh

Menanggapi kericuhan, Ketua Panitia Muktamar sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut dinamika demikian “biasa dalam pernak-pernik muktamar”.

Sementara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar berjanji mencari jalan keluar yang bijaksana.

Kini sembilan anggota AHWA segera menuju Ndalem KH Abdul Wahab Chasbullah, rumah pendiri NU di kompleks Tambakberas, untuk rapat tertutup bermusyawarah menentukan Rais Aam sekaligus Ketua Umum PBNU.

Hasil tabulasi sahih, namun keamanan organisasi belum sepenuhnya pulih. Keputusan terbesar di tangan sembilan kiai sepuh, di saat akar rumput masih memanas.

Kronologi

  • Sabtu malam–Minggu dinihari → Sidang Pleno III: 401:150 setuju pindah ke sistem AHWA.
  • Minggu pagi, seharian → 500+ perwakilan tulis usulan nama → masuk 6 kotak → 34 nama terhimpun 4.703 suara
  • ±Pukul 11.00 WIB → Tabulasi rampung → 9 nama AHWA resmi diumumkan
  • ±Pukul 12.00–12.45 WIB → Ricuh: pendukung Gus Yusuf dorong-mendorong Banser di GSG, satu petugas luka
  • Siang–sore hari → AHWA masuk rapat tertutup di Ndalem Mbah Wahab → belum ada hasil akhir Ketua Umum/Rais Aam hingga saat ini. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Jombang Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Ini Daftar Penghargaan Pemuda Berptestasi

28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Terjaring Operasi Patuh di Lumajang, Pelajar Nekat Terobos Hingga Menabrak Jatuh Wanita Polantas

27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jombang Terjadi Hujan Cukup Deras , Wiko Diaz: Ini Hujan Rekayasa Pemprov Jatim untuk Atasi Karhutla

27 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Perempuan Mati Mendadak Dalam Posisi Tertidur

27 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pembunuh Istri Siri dan Anaknya, Polisi Ringkus Dwi Bagus Sembunyi di Desa Mejoyolosari, Gudo Jombang

27 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Trending di News