Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG— Berdasarkan evaluasi kinerja hingga Oktobet 2026 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pelestarian kebudayaan daerah.
Demikian penjelasan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Jombang, Dra Wur Windari, saat menyampailan kinerja 2026.
Secara lebih detil, dipaparkam pula capaian Disdikbud Kabupaten Jombang mencatatkan berbagai peningkatan positif dibandingkan capaian pada tahun 2025.
1. Peningkatan Aksesibilitas dan Mutu Pendidikan
• Angka Partisipasi Murni (APM):
o SD/MI (2025 vs 2026): APM jenjang Sekolah Dasar meningkat dari 98,5% (2025) menjadi 99,2% (2026).
o SMP/MTs (2025 vs 2026): APM jenjang Sekolah Menengah Pertama naik dari 94,1% (2025) menjadi 96,8% (2026).
• Peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS):
1. Rata-rata Lama Sekolah di Kabupaten Jombang meningkat dari 8,80 tahun (2025) menjadi 9,15 tahun (2026), menandakan program wajib belajar 9 tahun semakin mantap terealisasi.
2. Digitalisasi Sekolah:
o Persentase sekolah jenjang SD dan SMP yang memanfaatkan ekosistem pembelajaran digital meningkat pesat dari 65% (2025) menjadi 88% (2026).
3. Peningkatan Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik (PTK)
• Guru Tersertifikasi:
o Jumlah tenaga pendidik yang mengantongi sertifikat pendidik (Sertifikasi Guru) meningkat sebesar 12% dari tahun 2025 ke 2026 melalui optimalisasi program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
• Pelatihan Kurikulum Nasional dan Pembelajaran Digital:
o Sejumlah 3.450 guru mengikuti pelatihan kompetensi berkelanjutan pada tahun 2026, naik dari 2.800 guru pada tahun 2025.
4. Pelestarian Kebudayaan dan Cagar Budaya Daerah
• Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dan Cagar Budaya:
o Pada tahun 2025, Disdikbud Jombang memfasilitasi 3 objek penetapan Cagar Budaya/WBTb lokal.
o Pada tahun 2026, angka ini meningkat menjadi 6 objek budaya yang berhasil diinventarisasi dan ditetapkan status perlindungannya.
Gelar Seni dan Festival Budaya Pelajar:
o Tingkat partisipasi sekolah dan masyarakat dalam Festival Kebudayaan Daerah meningkat dari 75 partisipan (2025) menjadi 110 partisipan (2026).
Komitmen Berkelanjutan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menyampaikan bahwa capaian positif tahun 2026 ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, komite sekolah, hingga masyarakat Jombang.
“Peningkatan kinerja dari tahun 2025 ke 2026 menjadi bukti nyata kesungguhan kita bersama dalam mewujudkan pendidikan Jombang yang berkarakter, inklusif, dan berkualitas, serta memajukan kebudayaan lokal sebagai identitas daerah.”
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus berinovasi dan mempertahankan tren positif ini pada tahun-tahun mendatang.**

















