Penukis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, BLITAR — Di saat harga telur belum sepenuhnya membaik dan biaya hidup masih membebani masyarakat, peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, justru bergerak berbagi.
Mereka menyisihkan hasil ternaknya untuk dikirimkan ke korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 8.778 kilogram atau setara 8,7 ton telur disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Peduli NTT yang dibuka oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur di Surabaya pada hari Rabu, 26 Agustus 2026.
Langkah ini menunjukkan kepedulian nyata masyarakat Blitar yang turut merasakan penderitaan saudara-saudaranya di wilayah timur Indonesia yang baru saja dilanda gempa dahsyat.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Blitar, Bambang Dwi Purwanto, menyampaikan bahwa sumbangan tersebut adalah bukti kepedulian mendalam para peternak setempat.
Kendati mereka sendiri pun tengah menghadapi situasi yang belum sepenuhnya menguntungkan di sektor usaha ternak, keinginan untuk meringankan beban sesama justru lebih kuat daripada kepentingan pribadi.
“Ini menunjukkan betapa besarnya hati para peternak Blitar. Di saat mereka pun masih berjuang mempertahankan kelangsungan usahanya, mereka tidak melupakan orang lain yang sedang terkena musibah lebih berat,” ujar Bambang.
Langkah ini menjadi cerminan semangat gotong royong yang tidak pernah luntur di tengah masyarakat Jawa Timur.
Bantuan telur dipilih karena merupakan bahan pangan bergizi tinggi, mudah didistribusikan, serta sangat dibutuhkan warga pengungsi yang kekurangan asupan gizi pascabencana.
Gempa berkekuatan besar yang melanda wilayah Flores dan sekitarnya di NTT pada pertengahan Agustus lalu merenggut nyawa, melukai ribuan orang, serta menghancurkan ribuan hunian dan fasilitas umum.
Hingga kini ratusan warga masih menetap di posko pengungsian dengan keterbatasan pasokan pangan, obat-obatan, dan perlengkapan dasar.
Aksi solidaritas peternak Blitar ini diharapkan memicu gelombang kebaikan serupa dari daerah-daerah lain di Indonesia.
Bantuan sekecil apa pun, jika disatukan, akan menjadi kekuatan besar yang mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang berduka.
Telur-telur ini bukan sekadar bahan pangan — ia adalah pesan: “Kalian tidak sendirian. Indonesia sedang bersama kalian.” **

















