Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Buka Muktamar Ke-35 NU, Presiden Prabowo Tagih KTA kepada Ketum NU

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto membuka Muktamar Ke 35 NU, di Ponpes Tambakberas, Jombang, Kamis sore, 27 Agustua 2026. Foto: setneg
Perbesar

Presiden Prabowo Subianto membuka Muktamar Ke 35 NU, di Ponpes Tambakberas, Jombang, Kamis sore, 27 Agustua 2026. Foto: setneg

Penulis: Arief H. Soesatyo  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-– Kehadiran Presiden Prabowo Subianto hadir dan membuka Muktamar 35 NU di Jombang. Kehadiran orang nomor 1 Indonesia itu, berhasil membuat suadaba serius berubah menjadi ger-geran, penuh makna tetapi santai dihadiri ribuan tamu, di Jombang, Kamis, 27 Agustus 2026.

Momen menarik dan penuh kehangatan saat Presiden Republik Indonesia Prabowo dalam Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang.

Presiden Prabowo secara terbuka menagih Kartu Tanda Anggota (KTA) NU kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya sudah sejak lama menyampaikan keinginan untuk memiliki KTA NU secara resmi, namun hingga saat penutupan Muktamar dimulai, kartu tersebut belum juga ia terima.

​”Hanya Gus Yahya, aku dari dulu minta kartu NU, jadi masih utang sama saya ya. Kalau bisa sebelum penutupan Muktamar,” kelakar Presiden Prabowo yang disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari para muktamirin yang memenuhi arena pembukaan.

Hadir Lagi

Presiden menegaskan kesiapannya untuk kembali hadir langsung pada acara Penutupan Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus mendatang, dengan syarat KTA NU milik dirinya sudah siap diserahkan.

​”Kalau penutupan tanggal 31, bener, kalau ada kartu anggota aku hadir lagi tanggal 31,” tambah Presiden Prabowo yang kembali memancing senyum hangat para kiai dan tamu undangan.

Jaga Marwah

Muktamar kali ini mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa.”

Presiden Prabowo disambut oleh jajaran pengurus Nahdlatul Ulama serta para peserta muktamar. Rangkaian pembukaan kemudian diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu Syubbanul Wathon.

Suasana khidmat semakin terasa saat ayat suci Al-Qur’an dilantunkan, dilanjutkan dengan Selawat Badar. Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, K.H. Hasib Wahab Chasbullah, kemudian memimpin doa mengawali rangkaian Muktamar ke-35 NU.

Ketua Panitia Muktamar Syaifullah Yusuf dalam laporannya menyampaikan bahwa Muktamar ke-35 NU diikuti jajaran pengurus NU dari berbagai tingkatan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Para peserta berasal dari 38 pengurus wilayah, lebih dari 550 pengurus cabang, serta 33 pengurus cabang istimewa NU.

Selain para peserta resmi, Muktamar ke-35 NU diperkirakan turut diramaikan oleh puluhan ribu warga yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Mereka menempuh beragam cara untuk dapat hadir dan menjadi bagian dari perhelatan besar organisasi Islam tersebut.

“Kami memperkirakan Muktamar ini juga akan dimeriahkan sekitar lebih dari 50 ribu ‘romlah’, rombongan lilahi ta’ala, yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air. Ada yang datang berombongan, ada pula yang datang seorang diri.

Ada yang naik pesawat, naik kereta, naik bus, menggunakan kendaraan pribadi,” ungkap Syaifullah.

Turut hadir pula jajaran menteri dan pejabat negara, antara lain Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Muhaimin Iskandar, Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Menteri Haji dan Umrah KH Mochammad Irfan Yusuf, dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrahman.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Mu’ti, Menkomdigi Meutya Hafid, Mensesneg Prasetyo Hady, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir serta Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (50): Kekejian Kaum Thug

27 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Temui AMPB, Sufmi Dasco Teken Jaminan UU Perampasan Aset Koruptor sebelum 15 Desember 2026

27 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Belajar dari Syamsul Marif: 12 Skenario Belaian Kasih Sayang Aparat kepada Demonstran

27 Agustus 2026 - 02:53 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke 35 NU di Jombang Kamis 27 Agustus 2026

26 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Selain AMPB dan GERAM, Ada RMP4 Pendukung Prabowo Akan Turun Aksi Demo di Depan Gedung DPRI RI

26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Polres Jombang Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Muktamar NU ke-35

26 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Pengusaha Akui RI Masih Dibanjiri Produk Impor Ilegal

25 Agustus 2026 - 18:05 WIB

RSKKA Dirikan RS Kolaboratif di Manggarai Timur: Operasi 4 Warga Korban Gempa di Flores Utara

25 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Muncul Rekaman ke Sopir dan PO Bus di Pati: Batalkan Berangkat ke Jakarta!

25 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Trending di News