Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Presiden Puji Pangdam Riau: Siapkan Peterjun Terbaik untuk Padamkan Karhutla

badge-check


					Pangam dan Kapolda Riau turun ke lokasi pemadaman hutan. Foto: Ist Perbesar

Pangam dan Kapolda Riau turun ke lokasi pemadaman hutan. Foto: Ist

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, RIAU— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi atas langkah inovatif Mayjen TNI Dr. Agus  Hadi Waluyo, Pangdam XIX/ Tuanku Tambusai, dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal ini disampaikan Presiden secara langsung dalam rapat terpadu penanganan karhutla yang berlangsung di wilayah Riau, Senin, 24 Agustus 2016.

Preaiden menilai langkah tersebut sebagai terobosan baru yang sangat membantu masyarakat di daerah yang sulit dijangkau.

Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo mengambil inisiatif menyiapkan pasukan khusus penerjun yang terlatih, mampu mendarat langsung tepat di titik api yang berada di tengah hutan lebat, rawa, atau medan terjal yang tak bisa dilalui kendaraan biasa.

Sebuah pendekatan yang sebelumnya jarang diterapkan secara rutin untuk misi pemadaman, dan pertama kali dilakukan.

Metode Operasi

Pengerahan pasukan ini merupakan bagian resmi dari Pasukan  Reaksi  Cepat  Penanggulangan Bencana (PRCPB) TNI, satuan yang memang disiapkan untuk bergerak cepat di kondisi darurat apa pun.

Agar bisa menjangkau lokasi‑lokasi paling sulit, tim dilengkapi dengan berbagai teknik pendaratan & penyisiran udara:

  •  Terjun bebas / free‑fall — mendarat langsung dekat sumber api dari ketinggian
  • Rappelling & fast‑roping — turun langsung dari helikopter ke kanopi pohon atau tanah tanpa butuh lahan luas
  • Paramotor — bergerak menyisir wilayah luas secara hemat & lincah di atas permukaan hutan.

Kombinasi ini memungkinkan pasukan tiba duluan, mengisolasi api sebelum menyebar lebih luas — mengatasi kelemahan utama: akses yang sangat sulit di wilayah Sumatera bagian tengah & Riau.

Respon Presiden 

“Langkah ini saya apresiasi sekali — ini adalah inovasi baru, pengerahan pasukan khusus yang benar‑benar bekerja turun langsung membantu masyarakat,” ujar Presiden Prabowo.

Presuden menegaskan kecepatan tiba di lokasi adalah kunci utama menekan luasnya kebakaran, dan cara yang ditemukan  oleh Pangdam  XIX/ Tuanku  Tambusai ini menjawab tantangan medan yang sulit tersebut secara tepat.

Diharapkan model ini tak hanya berlaku di Riau saja — namun dapat menjadi contoh standar yang diterapkan di seluruh pangkalan militer di Indonesia, sehingga setiap kali karhutla atau bencana serupa terjadi, pasukan sudah siap dengan cara kerja yang terbukti

Strategi Pemadaman

Selain terjun pasukan khusus langsung ke titik api, pemerintah & gabungan instansi juga menjalankan strategi menyeluruh yang meliputi:

Tim Darat: Gabungan personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah/Nasional, Masyarakat Peduli Api, serta petugas pengelola kawasan hutan — bergerak membuka garis batas api (jalur bakar/sekat), memadamkan sisa‑sisa api di tanah gambut, serta memantau titik‑titik panas yang berpotensi menyala kembali
​
– Operasi Udara Penuh: Helikopter dilengkapi bak air atau sistem penjatuhan air besar melakukan penyiraman udara berulang‑ulang, terutama di area yang api besar & terlalu berbahaya didatangi manusia dari darat; pesawat udara juga melakukan pembuatan awan buatan / hujan buatan bila kondisi atmosfer memungkinkan — menurunkan suhu & melembapkan wilayah yang kering secara luas
​
– Pemantauan & Pencegahan: Satelit, kamera pengawas, serta patroli udara & darat berkeliling memantau titik panas sejak dini — mengidentifikasi api kecil sebelum menjadi luas sekaligus menindak tegas pelaku pembakaran lahan secara sengaja. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Trending di News