Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Partisipasi Skrining Kanker Rendah, Jangan Tunggu Gejala Muncul

badge-check


					Alat skrining payudaara Perbesar

Alat skrining payudaara

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan skrining kanker sebagai langkah deteksi dini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa banyak jenis kanker memiliki peluang sembuh yang tinggi apabila ditemukan pada stadium awal.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari penguatan program Cek Kesehatan Gratis yang menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, termasuk kanker.

Menurut Menkes, salah satu tantangan terbesar dalam upaya pengendalian kanker di Indonesia adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Banyak orang baru memeriksakan diri ketika gejala sudah muncul atau penyakit memasuki stadium lanjut, sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih kecil.

Untuk memperluas akses deteksi dini, pemerintah menargetkan skrining kanker payudara bagi perempuan berusia di atas 30 tahun melalui fasilitas pelayanan kesehatan, terutama puskesmas. Kemenkes juga telah mendistribusikan sekitar 10.000 alat ultrasonografi (USG) ke berbagai daerah serta memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan agar skrining dapat dilakukan secara lebih merata.

Meski layanan terus diperluas, tingkat partisipasi masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah. Dari target sekitar 40 juta perempuan yang diharapkan mengikuti skrining kanker payudara, baru sekitar 4 juta orang yang telah memanfaatkan layanan tersebut. Namun, dari pemeriksaan itu berhasil ditemukan sekitar 1.700 kasus kanker sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan medis.

Kemenkes menilai deteksi dini merupakan kunci untuk menekan angka kematian akibat kanker sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien. Melalui skrining rutin, penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga pilihan terapi menjadi lebih efektif dan peluang kesembuhan semakin besar.

Pemerintah berharap masyarakat tidak lagi ragu memanfaatkan layanan skrining yang tersedia di fasilitas kesehatan. Selain membantu menemukan penyakit sejak dini, pemeriksaan rutin juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat dan mencegah komplikasi yang lebih berat di kemudian.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tate McRae Curi Perhatian saat Bawa Bola Pertandingan Piala Dunia

15 Juli 2026 - 20:24 WIB

Jalan-jalan Sambil Kentut”Rahasia” Penuaan yang Sehat

13 Juli 2026 - 20:33 WIB

Shakira Tampil Memesona di Miami, Penampilannya Jadi Perbincangan

12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Demi Kung Fu Soccer, Dilraba Dilmurat Naik 9 Kg dan Bentuk Tubuh Atletis

9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Wisata Jeep Merapi, Menikmati Alam dan Kisah di Balik Erupsi

8 Juli 2026 - 19:42 WIB

Waspada, Katarak Bisa Menyerang Usia Muda

8 Juli 2026 - 19:18 WIB

Fans Brasil Viral, Menarik Perhatian dengan Penampilan Bikini

7 Juli 2026 - 19:08 WIB

Rajin ke Gunung Kawi Pengusaha Ini Jadi Miliarder

6 Juli 2026 - 18:39 WIB

Ini Dia Pacar Striker Swedia yang Menawan

3 Juli 2026 - 20:03 WIB

Trending di Life Style