Penulis: Yoli Andi Purnomo. | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, PASURUAN — Kecelakaan tragis menelan lima korba jowa sekeluarga terjadi di Ruas Tol Malang–Pandaan KM 71 hingga KM 72, wilayah Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Rabu malam, 15 Juli 2026.
Sebuah mobil penumpang jenis Honda CR-V bernomor polisi L-1720-CAY menabrak bagian belakang truk yang terparkir di bahu jalan, menyebabkan lima orang tewas seketika maupun saat perawatan, serta empat lainnya mengalami luka serius.
Kronologi peristiwa bermula saat rombongan keluarga asal Surabaya yang baru selesai berwisata di kawasan Batu melaju kembali ke arah Surabaya.
Diduga pengemudi kendaraan mengalami kelelahan atau tertidur sesaat, sehingga kendaraan melaju tidak stabil, menyerempet pagar pembatas jalan, lalu menghantam keras bagian belakang truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi AD-8827-YA yang sedang berhenti di bahu jalan.
Keterangan saksi mata pengguna jalan yang berada di lokasi menyebutkan tabrakan terjadi sangat keras.
“Mobil itu tiba-tiba oleng ke sisi kiri tanpa peringatan, langsung menabrak pembatas lalu menabrak truk yang terparkir. Kami segera berusaha menolong namun kerusakan kendaraan sudah sangat parah,” ujar salah satu saksi.
Berdasarkan identifikasi resmi petugas kepolisian, lima orang yang meninggal dunia adalah:
- Ishaq (37 tahun) selaku pengemudi,
- Mufarroha (27 tahun)
- Hanifah, Hindun, serta Wahyuni Putri Permata (2 tahun), dinyatakan meninggal dunia.
Empat penumpang lainnya yang masih berstatus kritis dirawat di Rumah Sakit Mitra Sehat Medika Pandaan dan RSUD Bangil, yaitu Qoriatul Jannah (8 tahun), Umrotul Hasanah (19 tahun), Wahyuni Putri Cahaya (2 tahun) merupakan saudara kembar korban balita yang tewas, serta Zainal Arifin (12 tahun).
Kelalaian Sopir
Kepala Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menyampaikan pernyataan resmi di lokasi kejadian: “Penyebab sementara disimpulkan karena kelalaian pengemudi akibat kurang istirahat dan hilang konsentrasi.”
“Truk yang ditabrak berada dalam posisi berhenti aman di bahu jalan. Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan segala hal yang berkaitan dengan peristiwa ini.”
Jenazah seluruh korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong guna menjalani pemeriksaan autopsi sebelum diserahkan kepada keluarga.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama yang menempuh perjalanan jauh pasca-liburan, untuk memastikan kondisi tubuh bugar, bergantian mengemudi, serta beristirahat di tempat istirahat jika merasa mengantuk guna mencegah musibah serupa terulang.
Kronologi
Hasil olah TKP Polres Pasuruan, PJR Tol, keterangan saksi & pernyataan resmi:
- Waktu awal: Rabu, 15 Juli 2026 sekira pukul 18.45–19.15 WIB – Rombongan keluarga asal Surabaya yang baru berwisata di kawasan Batu berangkat kembali pulang menggunakan mobil Honda CR-V bernopol L-1720-CAY berisi total 9 orang.
- Pukul 19.25–19.30 WIB: Kendaraan melaju di jalur kanan arah Surabaya–Malang, memasuki ruas KM 71–72 wilayah Purwodadi, Pasuruan. Diduga pengemudi mengalami kelelahan/mengantuk, kendaraan mulai melaju tidak stabil.
- Sekira pukul 19.30 WIB: Mobil kehilangan kendali, menyerempet pagar pembatas (guardrail) sisi kiri jalan tol, lalu berbelok tak terkendali ke bahu jalan kiri.
- Detik kejadian: Bagian depan mobil menghantam keras bagian belakang truk Mitsubishi Fuso bernopol AD-8827-YA yang sedang berhenti aman di bahu jalan untuk keperluan istirahat/cek kondisi kendaraan.
- Pasca tabrakan: Bagian depan mobil CR-V hancur total, sebagian penumpang terjepit. Empat orang meninggal seketika di lokasi; satu orang balita meninggal saat dalam perawatan medis. Empat lainnya mengalami luka berat.
- Pukul 19.38 WIB: Petugas PJR Tol Jatim IV dan Polres Pasuruan tiba di lokasi disusul tim medis dan evakuasi.
- Pukul 20.15 WIB: Korban yang selamat dievakuasi ke RS Mitra Sehat Medika Pandaan dan RSUD Bangil; jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk autopsi.
- Pukul 21.00 WIB: Kendaraan yang terlibat diseret ke tempat penyimpanan, arus lalu lintas kembali normal.
- Pasca kejadian: Polisi menetapkan dugaan sementara penyebab adalah kelalaian pengemudi akibat hilang konsentrasi/kelelahan; penyelidikan lebih lanjut masih berjalan. **

















