Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Agoes Soerjanto: Negara Harus Hadir Menghadapi Kritik terhadap UU TNI

badge-check


					Wakil Ketua Umum  Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (GM FKPPI), Ir Agoes Soerjanto MT. Foto: Dok/ TIMES Indonesia Perbesar

Wakil Ketua Umum Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (GM FKPPI), Ir Agoes Soerjanto MT. Foto: Dok/ TIMES Indonesia

Penulis: Saifudin   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA–  Ir Agoes Soerjanto, MT, Wakil Ketua Umum Generasi Muda – Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (GM-FKPPI), menyatakan bahwa jangan biarkan TNI sendirian menghadapi kritik dan hujatan  dalam  aksi demonstrasi mahasiswa dan dukungan terhadap TNI, Jumat,  4 April 2025 di Jakarta.’

Dalam sebuah wawancara khusus dengan TIMES Indonesia, dia  membahas pengesahan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) dan pentingnya dukungan terhadap TNI dalam menghadapi kritik yang muncul dari masyarakat akibat undang-undang tersebut.

Ia menekankan bahwa negara tidak boleh membiarkan TNI sendirian menghadapi kritik dan hujatan yang muncul dari masyarakat.

Dalam wawancara, Agoes mengajak pemerintah untuk berdialog dengan mahasiswa dan pihak kampus agar pemahaman mengenai UU TNI dapat diperluas, serta untuk memastikan bahwa TNI tidak menjadi sasaran hujatan tanpa dasar yang jelas.

Agoes juga menekankan pentingnya kesejahteraan prajurit dan memastikan bahwa implementasi UU TNI tidak hanya menjadi regulasi di atas kertas.

Agoes menyatakan bahwa negara harus hadir secara detail dalam pelaksanaan undang-undang tersebut, termasuk dalam hal kesejahteraan prajurit, fasilitas kesehatan, dan jaminan pensiun. Menurutnya, prajurit yang telah berjuang untuk negara seharusnya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Ia mengingatkan publik bahwa meskipun kritik terhadap TNI diperbolehkan, hal itu tidak boleh disertai dengan penghinaan.

Agoes menyerukan agar semua pihak, termasuk mahasiswa, berperan aktif dalam diskusi mengenai UU TNI dan mendukung TNI sebagai bagian dari keluarga besar bangsa.

Ia mengajak pemerintah untuk melakukan dialog dengan mahasiswa dan kampus agar pemahaman mengenai UU TNI dapat diperluas dan tidak hanya dilihat dari sisi negatifnya.

GM FKPPI juga menegaskan bahwa dukungan terhadap pengesahan UU TNI harus diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan prajurit.

Mereka menyerukan agar negara hadir secara detail dalam implementasi UU ini, memastikan hak-hak dasar prajurit seperti gaji yang layak, fasilitas kesehatan, dan perlindungan setelah pensiun.

Dengan demikian, GM FKPPI berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan UU TNI agar tidak hanya menjadi dokumen hukum, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi prajurit dan keluarganya.

Mereka berharap generasi muda dapat memahami peran penting TNI dalam menjaga kedaulatan negara dan tidak kehilangan rasa hormat terhadap mereka. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

351 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Keracunan MBG: 6 Rawat Inap 19 Kondisi Memburuk Dirujuk ke RSUD

23 September 2026 - 23:02 WIB

Siap Dibawa ke Ranah Hukum, Gus Ipul: Fitnah Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar 35 NU di Jombang

23 September 2026 - 22:25 WIB

244 Anak Siswa PAUD/ TK Kecamatan Bawang Batang Dibawa ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Masakan MBG

23 September 2026 - 21:48 WIB

Menelisik Akar Terorisme (60): Manifesto Komunis Lahirkan Kaum Bolshevik

23 September 2026 - 21:07 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

KPK Geledah Kantor ATR/ BTN Mojokerto, Operasi Kelima setelah Bogor

23 September 2026 - 20:40 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di Nasional