Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Semburkan Awan Panas 600 M, Terjadi Erupsi Gunung Merapi di Sumbar Siaga II

badge-check


					Gunung Merapi, di Sumatera Barat, mengalami erupsi pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 11.11 WIB, dengan kolom abu setinggi sekitar 600 meter di atas puncak.​ Abu vulkanik berwarna kelabu, intensitas tebal, dan condong ke timur laut, mencapai ketinggian sekitar 3.491 meter/ dpl. Foto: Instagram@sumbarkita Perbesar

Gunung Merapi, di Sumatera Barat, mengalami erupsi pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 11.11 WIB, dengan kolom abu setinggi sekitar 600 meter di atas puncak.​ Abu vulkanik berwarna kelabu, intensitas tebal, dan condong ke timur laut, mencapai ketinggian sekitar 3.491 meter/ dpl. Foto: Instagram@sumbarkita

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

SWARAJOMBANG.COM, SUMBAR – Erupsi mendadak melanda Gunung Marapi, Sumatera Barat, pada Senin (26/1/2026) pukul 11.11 WIB, menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 600 meter di atas puncak gunung yang mencapai 3.491 mdpl.

Abu berwarna kelabu pekat ini mengarah ke timur laut, berpotensi memicu hujan abu di wilayah sekitar seperti Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

Erupsi ini meningkatkan risiko hujan abu vulkanik bagi masyarakat di arah timur laut, disertai imbauan menggunakan masker untuk mencegah gangguan pernapasan.

Status gunung api Marapi dipertahankan pada Level II (Waspada), dengan zona larangan masuk 3 km dari Kawah Verbeek bagi warga, wisatawan, maupun pendaki.

Petugas juga memperingatkan potensi banjir lahar dingin di sungai-sungai yang bermuara dari gunung jika intensitas hujan meningkat.

Petugas Pos Marapi seperti Ahmad Rifandi menekankan pengawasan ketat melalui alat seismograf untuk deteksi dini. Koordinasi segera dilakukan dengan BNPB, Pemerintah Kabupaten Agam, Tanah Datar, serta kota tetangga seperti Padang Panjang dan Bukittinggi.

Riwayat aktivitas tinggi Marapi sejak akhir 2025—termasuk letusan 25 Januari (abu 1.000 m) dan 18 Januari (300 m)—membuat pemantauan harian tetap prioritas utama.

Kronologi

  • 11.11 WIB: Letusan terjadi, kolom abu terlihat menjulang 600 meter di atas puncak, berbentuk tebal dan miring ke timur laut.

  • Beberapa menit setelahnya: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunung Api Marapi langsung memantau getaran seismik, meski detail amplitudo dan durasi (sering 20-30 detik) masih diproses.

  • 11.30-12.00 WIB: Laporan visual mengonfirmasi ancaman hujan abu ke Agam dan Tanah Datar.

  • 12.16-12.17 WIB: Peringatan resmi diterbitkan, termasuk rekomendasi evakuasi antisipatif. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Trending di News