Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, SURABAYA – Laporan perkembangan hingga berita ini diturunkan, tercatat sebanyak lima orang meninggal, 41 lainnya dalam pencarian, serta 225 orang selamat.
Akibat kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 milik perusahaan pelayaran nasional dalam Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tujuan Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.
Kapal ini dilaporkan mengalami kebakaran hebat saat berada di perairan sekitar Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu pagi, 2 Agustus 2026.
Data SAR
Berdasarkan data awal yang diverifikasi Kantor SAR Surabaya, saat kejadian di atas kapal tercatat berpenumpang sebanyak 232 orang ditambah 39 orang Awak Kapal (ABK), sehingga berjumlah total 271 jiwa.
Hingga pemantauan tim gabungan merilis data: lima orang dinyatakan meninggal dunia, 225 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, dan tersisa sekitar 41 orang yang saat ini masih dalam proses pencarian menyeluruh.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, menjelaskan perkembangan evakuasi kepada awak media bahwa dari jumlah keseluruhan 271 orang, proses pengangkutan terus berjalan terus menerus.
“Sampai saat ini yang pasti sedang berlangsung evakuasi dan informasi terakhir yang kami terima menyebutkan kurang lebih tinggal 40 sampai 45 orang yang belum berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.”
Penerimaan sinyal bahaya berjalan dengan situasi yang mengkhawatirkan.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menegaskan kepada Antara bahwa laporan pertama diterima dari pihak perusahaan sekitar pukul 06.00 WIB pagi atas pemberitahuan langsung dari Nakhoda kapal.
“Namun sayangnya, sesaat setelah pesan itu tersampaikan, komunikasi dengan Nakhoda dan awak kapal tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Nanang.
Upaya pertolongan dikerahkan secara serentak dari kapal-kapal yang sedang melintas di jalur tersebut maupun unsur penanggulangan bencana yang dikerahkan dari darat.
Kapal-kapal yang turut membantu proses pengangkutan korban selamat maupun yang meninggal dunia antara lain:
Kapal Meratus Pematang Siantar, Kapal TB Hasnur 26, Kapal Transco Arafura, Kapal Meratus Project 3, Kapal Prakarsa Mas, serta Kapal SC Aila XVII.
Seluruh korban yang telah dievakuasi saat ini sedang ditampung dan mendapatkan penanganan awal di atas kapal-kapal tersebut sebelum diputuskan pelabuhan pemberhentian terdekat paling aman.
Saat ini belum ada keterangan resmi mengenai apa yang menjadi penyebab pasti terjadinya kebakaran yang begitu cepat membesar hingga memutus jalur komunikasi tersebut.
Tim gabungan terus memantau kondisi angin dan arus laut guna memperluas jangkauan pencarian bagi 41 orang yang hingga kini belum ditemukan.
Kronologi
1. Sebelum pukul 06.00 WIB: KMP Mutiara Sentosa 2 berlayar normal dari Surabaya tujuan Makassar, berada di wilayah perairan Pulau Sapudi, Sumenep.
2. Sekitar pukul 06.00 WIB: Perusahaan pelayaran menerima laporan bahaya langsung dari Nakhoda bahwa kapal mulai terbakar
3. Segera setelah pukul 06.00 WIB: Komunikasi dengan kapal terputus sama sekali dan tidak dapat dihubungi kembali
4. Pukul 07.15 WIB: Kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi dipanggil untuk memberikan pertolongan pertama
5. Pukul 08.30 WIB: Kapal Meratus Pematang Siantar dan beberapa kapal penolong pertama tiba di lokasi kejadian
6. Pukul 10.00 WIB: Proses pemindahan penumpang satu per satu ke kapal penolong berlangsung beriringan
7. Pukul 13.00 WIB: Kantor SAR Surabaya mengonfirmasi jumlah total penumpang dan awak berjumlah 271 orang
8. Pukul 16.00 WIB: Perkembangan tercatat: 5 meninggal dunia, 225 selamat, 41 orang masih dalam pencarian aktif
9. Pukul 17.30 WIB: Tim pencarian diperluas dengan dukungan unsur SAR dari Bangkalan dan Sumenep
10. Saat ini: Proses evakuasi dan pemeriksaan penyebab kebakaran terus berjalan sepenuhnya.**

















