Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

badge-check


					Arif Sugiyanto alias Gus Arif saat digerebek petugas KPK, mengatakan bahwa uang tersebut bukan miliknya, tetapi milil Menteri ATR/ BPN. Foto: instagram@dialek Perbesar

Arif Sugiyanto alias Gus Arif saat digerebek petugas KPK, mengatakan bahwa uang tersebut bukan miliknya, tetapi milil Menteri ATR/ BPN. Foto: instagram@dialek

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA — Temuan spektakuler 20 koper berisi uang tunai dan valuta asing senilai ratusan miliar rupiah di kediaman mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto (51), di Perumahan CitraGrand, Cibubur, menimbulkan pengakuan yang mengejutkan.

Saat tim KPK melakukan penggeledahan pada Senin, 14 September 2026, di tengah tumpukan uang yang memenuhi ruangan, Arif Sugiyanto, akrab disapa Gus Arif,  secara langsung menyatakan: “Uang ini bukan milik saya. Ini milik Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.”

Pengakuan itu kini menjadi pusat penyidikan KPK. Namun satu hal yang harus ditegaskan: KPK belum membenarkan kebenaran pernyataan tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjawab dengan hati-hati ketika ditanya media.

“Penyidik tentu akan melakukan pendalaman terhadap temuan uang tersebut. Nantinya pasti akan didalami di tahap penyidikannya,” ujarnya singkat dan tegas, tanpa membenarkan maupun menyangkal.

Siapa sebenarnya Gus Arif? Ia bukan sekadar mantan Bupati Kebumen.

Sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas selama 20 tahun — dari 1997 hingga 2017.

Setelah pensiun dari polisi, ia memenangkan pilkada dan menjabat Bupati Kebumen 2021–2024.

Kini, dalam usia 49 tahun, ia ditetapkan sebagai tersangka dengan peran sebagai pengepul utama aliran uang suap dari berbagai pengembang properti.

Yang menarik perhatian penyidik adalah: jika seluruh uang itu benar-benar milik Nusron Wahid, mengapa ditemukan pula Rp8 miliar terpisah dalam sembilan koper merah yang dikaitkan dengan Dirjen Lampri?

Mengapa ada mutasi tunai Rp10 miliar masuk ke rekening pribadi Arif pada 7 September 2026 — seminggu sebelum OTT terjadi? Dan mengapa Arif menerima langsung Rp1,8 miliar dari Erwin.

Bisa juga sebagian benar — sebagian uang memang milik menteri, sebagian lain hasil koleksi pribadi Arif dari jaringan suap yang ia kelola.

Sampai saat ini, Nusron Wahid belum dipanggil, belum diperiksa, dan belum ditetapkan sebagai tersangka. KPK menegaskan: setiap klaim dari tersangka harus dibuktikan dengan barang bukti lain.

“Prinsipnya: pengakuan saja tidak cukup. Harus ada bukti pendukung yang menguatkan,” kata Achmad Taufik Husein, Plt. Direktur Penyidikan KPK.

Masyarakat diminta tidak menganggap pengakuan Gus Arif sebagai fakta yang sudah terbukti. Benar atau tidaknya — itu adalah pekerjaan penyidik untuk membuktikannya.

Dan semua mata kini tertuju pada satu pertanyaan besar: Akankah Nusron Wahid akhirnya dipanggil untuk menjelaskan 20 koper uang yang diklaim sebagai miliknya itu?**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Yogya Mencekam, Sri Sultan Turun Tangan Temui Demonstran di Depan Polda Kamis Dinihari

29 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Minyak Sawit RI Mengalir Sampai ke Israel Lewat Singapura Sejak 2023

28 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kunjungan Pasca Kebakaran, Bupati Warsubi Janjikan Pasar Cukir Bisa Dioperasikan sebelum Idul Fitri 2027

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Trending di News