Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Dudung Abdurrahman: Jargas Sudah Siap 100 %, Gresik Bangun 7.363 Sambungan Rumah

badge-check


					Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman didampingi Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani saat meninjau infrastruktur jargas di desa Domas Kecamatan Menganti Gresik, Jumat (18/9). Foto: Ist Perbesar

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman didampingi Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani saat meninjau infrastruktur jargas di desa Domas Kecamatan Menganti Gresik, Jumat (18/9). Foto: Ist

Penulis: Abdullah Nur Ubaed  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK – Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan senang sekaligus bangga, karena pembangunan jaringan gas (Jargas) bumi untuk rumah tangga di Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, telah rampung 100 persen dan kini tinggal menunggu pengoperasian.

“Secara nasional, pembangunan Jargas 2025-2026 ditargetkan mencapai 119.379 sambungan rumah di 15 kabupaten/kota. Untuk Gresik, jaringan yang dibangun mencapai 7.363 SR, (sambungan rumah),” ujar Dudung.

Kehadiran Dudung didampingi didampingi Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, mengecek kesiapan Jargas di Desa Domas Kecamatan Menganti, Jumat, q8 September 2026.

Menurut Dudung, peninjauan tersebut merupakan bagian dari pengawalan program prioritas nasional. Khususnya dalam mendorong kemandirian energi, dan mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor.

Ia sebut sejumlah persyaratan yang sebelumnya menjadi bagian dari proses menuju pengoperasian telah diselesaikan, termasuk persetujuan lingkungan dan rekomendasi teknis.

Dudung mendorong percepatan penetapan badan usaha pengelola, perizinan niaga gas, kepastian alokasi gas, serta penyiapan tarif yang terjangkau.

“Pembangunan adalah separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan jaringan ini melayani masyarakat setiap hari,” ujarnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, atas dukungan program sambungan Jargas gratis bagi masyarakat Menganti.

Jaringan tersebut mencakup 7.363 SR yang tersebar di enam desa, yaitu Desa Domas, Bringkang, Boteng, Putatlor, Gadingwatu, dan Desa Sidojangkung.

Program tersebut memang diusulkan Pemkab Gresik, karena kebutuhan energi masyarakat dan aktivitas UMKM di wilayah tersebut cukup besar.

“Kita mengusulkan ini karena ingin menghemat biaya masyarakat. Penggunaan LPG tabung dikonversi menjadi gas alam yang tarifnya lebih murah,” ujar Bupati Yani.

Kecamatan Menganti, kata Bupati Yani, memiliki banyak UMKM yang membutuhkan energi untuk produksi. Seperti usaha kecambah di Desa Hulaan, pemotongan ayam di Desa Mboro, hingga industri logam d.Desai Laban.

“UMKM. sangat membutuhkan gas untuk kegiatan produksi, karena dinilai lebih efektif dan lebih murah,” katanya.

Bupati berharap Jargas segera disosialisasikan secara jelas kepada masyarakat, dan selanjutnya dioperasikan dengan tarif yang terjangkau.

Disisi lain, Pemkab Gresik juga mendorong, agar pengembangan jaringan dapat dilanjutkan ke desa-desa lainnya.

“Dua atau tiga tahun lalu kita membangun di Kecamatan Cerme, sekarang bergeser ke Menganti. Mudah-mudahan kita bisa mengajukan lagi untuk desa dan kecamatan yang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan Pemkab Gresik telah diberikan sejak proses pembangunan, termasuk perizinan karena jaringan melintasi jalan kabupaten, dukungan sarana prasarana, serta sosialisasi bersama pemerintah desa.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Jargas Kementerian ESDM Agung Kuswandono mengapresiasi dukungan Pemkab Gresik dalam pembangunan Jargas, khususnya dalam perizinan dan aspek sosial di masyarakat.

Menurut Agung, Gresik memiliki peluang untuk terus mengembangkan Jargas karena merupakan wilayah penghasil gas dan memenuhi kriteria pengembangan jaringan gas.

“Sangat memungkinkan untuk kita kembangkan lagi. Selain dukungan pemerintah daerah yang bagus, Gresik ini penghasil gas dan memenuhi kriteria untuk pengembangan Jargas,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Gresik telah mengusulkan perluasan potensi pelanggan Jargas di Kecamatan Menganti hingga 14.823 SR kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi pada Januari 2026.

Sampai saat ini, jaringan gas di Kabupaten Gresik telah mencapai 10.895 SR yang tersebar di Kecamatan Cerme, Gresik Kota, Manyar dan Kecamatan Kebomas.

Arif, salah seorang warga Desa Domas berharap, tarif Jargas tetap terjangkau dan infrastruktur mendapat perawatan secara berkelanjutan.

“Dengan adanya gas ini kita merasa lebih ringan. Harapan warga, harganya tetap murah, bukan hanya di awal tetapi seterusnya,” ujarnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Emas Antam Jumat Naik Rp25.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

18 September 2026 - 20:26 WIB

Polisi OTT 28 Kepala Sekolah Banyuasin Berdalih Bimtek di Hotel Palembang, Barang Bukti Rp30 Juta Lebih

18 September 2026 - 18:21 WIB

Kemenhaj Bekukan Izin PT Annisa Ahmada Travelindo, Telantarkan 200 Jamaah Jombang

18 September 2026 - 06:38 WIB

Tabrakan Lawan KA Ijen Ekspres di Jember, Fortuner Terseret 750 Meter Sopir 22 Tahun Tewas

17 September 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisme (57): Topeng Alis Mata Merah Sang Penyingkir Raja

17 September 2026 - 20:00 WIB

9 Siswa SDN 3 Kampungdalem Kediri Dibawa ke Puskesnas dan RS Gambiran

17 September 2026 - 17:07 WIB

200 Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Keracunan MBG

17 September 2026 - 17:03 WIB

77 Siswa dan Guru di Trenggalek Keracunan MBG, Dapur SPPG Disuspend 30 Hari

17 September 2026 - 16:40 WIB

KPK Geledah Kantor Pusat Dirjen ATR/BPN, Ini Daftar 8 Tersangka OTT Bogor

17 September 2026 - 15:36 WIB

Trending di News