Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, BANJARMASIN — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin merilis pembaruan resmi terbaru pada Selasa malam, 15 September 2026, pukul 19.30 WIB, terkait tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, sekitar 60 mil laut sebelah utara Surabaya.
Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, membawa total 243 orang: terdiri dari 213 penumpang dan 30 awak kapal, serta 89 unit kendaraan.
Berdasarkan data resmi yang disampaikan Kepala Kantor SAR Banjarmasin, hingga Selasa malam, 15 September 2026, jumlah korban yang berhasil dievakuasi mencapai 113 orang.
Dari jumlah tersebut, 107 orang dinyatakan selamat dan telah dibawa ke pelabuhan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, sementara 6 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Jenazah para korban yang meninggal telah diserahkan ke pihak keluarga melalui proses identifikasi yang dilakukan tim medis.
Tiga kapal yang pertama kali tiba di lokasi kejadian berperan besar dalam penyelamatan awal:
- MV Haida berhasil mengangkat 49 orang selamat, TB TCP mengevakuasi 38 orang selamat,
- TB Mauhau 9 menyelamatkan 16 orang — 15 di antaranya selamat dan 1 orang meninggal dunia.
- Masih ada 130 orang yang belum ditemukan dan menjadi fokus utama operasi pencarian saat ini.
Basarnas Banjarmasin menegaskan bahwa operasi pencarian akan terus berjalan selama 3 x 24 jam ke depan, dengan harapan masih ada kesempatan menemukan korban yang bertahan hidup di ruang-ruang kedap air kapal yang terbalik atau di atas puing-puing yang hanyut.
Saat ini Basarnas telah mengerahkan lima kapal SAR, dua helikopter untuk pemantauan udara, serta tim penyelam untuk menelusuri bagian dalam kapal yang tenggelam.
Kendala utama yang dihadapi adalah kondisi laut yang masih bergelombang tinggi, berkisar antara 2,5 hingga 3 meter, yang menyulitkan pergerakan tim penyelam dan pencarian di permukaan air.
Keluarga yang menunggu di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin maupun di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya diminta tetap menunggu informasi resmi dari Basarnas.
Setiap perkembangan terbaru akan diumumkan langsung melalui jalur resmi agar tidak menimbulkan informasi yang tidak akurat.
Rilis resmi Basarnas Banjarmasin, 15 September 2026 pukul 19.30 WIB; koordinasi dengan Basarnas Pusat — 16 September 2026 pukul 04.50. **

















