Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Jargas Bantu Rumah Tangga Hemat hingga Rp900.000 per Tahun

badge-check


					Jaringan gas Surabaya Perbesar

Jaringan gas Surabaya

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM-Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan program Jaringan Gas Bumi (Jargas) untuk rumah tangga tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui kemudahan, keamanan, dan penghematan biaya penggunaan energi.

Dalam konferensi pers Update Program Prioritas/PHTC serta Percepatan Fase Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatra di Gedung Bakom, Rabu (5/8/2026), Qodari menjelaskan bahwa pelanggan Jargas memperoleh pasokan gas langsung melalui jaringan pipa sehingga tidak lagi perlu membeli, mengangkat, maupun mengganti tabung LPG.

Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan masyarakat menggunakan gas sesuai kebutuhan dengan pembayaran berdasarkan pemakaian yang tercatat pada meter. Harga gas juga relatif lebih stabil karena tidak bergantung pada distribusi tabung, sekaligus mengurangi risiko kelangkaan LPG di tingkat pengecer.

“Pemerintah menjamin keamanan Jargas melalui penggunaan peralatan berstandar, pengujian kebocoran, pemeriksaan teknis, dan pemeliharaan secara berkala,” ujar Qodari.

Dia menambahkan, dari sisi ekonomi penggunaan Jargas berpotensi menekan pengeluaran rumah tangga. Dengan asumsi konsumsi tiga tabung LPG 3 kilogram per bulan dan tarif Jargas sekitar Rp4.000 per meter kubik, rumah tangga diperkirakan dapat menghemat sekitar Rp50.000 hingga Rp80.000 setiap bulan atau sekitar Rp600.000 hingga Rp900.000 per tahun, bergantung pada tarif Jargas dan harga LPG di masing-masing daerah.

Qodari menegaskan pemerintah akan terus memperluas pembangunan jaringan gas rumah tangga sebagai bagian dari strategi diversifikasi energi nasional dan upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG.

“Pemerintah berharap program Jargas semakin memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penyediaan energi yang lebih praktis, aman, efisien, serta mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional,” tandas Qodari.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penyeberangan Pelabuhan Jangkar-Celukan Bawang Dioptimalkan

18 September 2026 - 20:39 WIB

Dirjen Pajak Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif PPN

18 September 2026 - 20:07 WIB

DJP Mulai Terapkan Pajak Marketplace per 1 November 2026

17 September 2026 - 16:25 WIB

Layanan Harhubnas 2026 Layanan Trans Jatim Gratis

17 September 2026 - 16:09 WIB

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Diminta Perkuat Pasokan Beras Premium

16 September 2026 - 19:24 WIB

Tuntut UMP Naik 9,5%, Buruh Siapkan Aksi Besar Oktober

16 September 2026 - 19:12 WIB

Menteri UMKM Siapkan Kebijakan Khusus buat Hadapi Aturan Wajib Halal

14 September 2026 - 19:01 WIB

Gempa M 5,2 Malang Tak Begitu Dirasakan Warga, Ini Penyebabnya

14 September 2026 - 18:36 WIB

,Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Kompak Naik, Daftar Harga BBM Terbaru 13 September 2026

13 September 2026 - 19:21 WIB

Trending di Nasional