Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Kasus Korupsi Pertamina, Danantara Gerak Cepat Bangun Kilang Terbesar

badge-check


					Kasus Korupsi  Pertamina, Danantara Gerak Cepat Bangun Kilang Terbesar Perbesar

Penulis : Jayadi | Penulis : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-JAKARTA: Dugaan korupsi di PT Pertamina Patra Niaga mencuat, di mana para direksi diduga sengaja mengurangi produksi minyak kilang dalam negeri untuk membuka peluang impor.

Modus yang digunakan adalah menurunkan produksi kilang minyak dalam negeri sehingga minyak mentah dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tidak terserap.

Pertamina berdalih spesifikasi minyak tidak sesuai atau kurang ekonomis. Akibatnya, pemenuhan kebutuhan minyak dilakukan dengan impor, yang diduga dilakukan secara melawan hukum.

Baca juga
BBM Berkualitas Rendah Dampaknya Sangat Luas, Bukan Hanya Pada Kendaraan

Tersangka dalam kasus ini mengimpor minyak dengan metode spot atau penunjukan langsung, membayar harga tinggi kepada mitra usaha atau DMUT.

Dalam kaitan kasus ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah berencana membangun kilang minyak terbesar di Indonesia.

Bahlil mengumumkan rencana pembangunan kilang minyak dengan kapasitas 500 ribu barel per hari. “Kapasitasnya kurang lebih sekitar 500 ribu barel. Ini salah satu yang terbesar nantinya dalam rangka mendorong agar ketahanan energi kita betul-betul lebih baik,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Senin (3/2).

Pembangunan kilang ini menjadi bagian dari tahap pertama investasi hilirisasi pada 2025, dengan total kebutuhan dana mencapai USD45 miliar, yang bersumber dari modal Badan Pengelola Investasi Danantara.

Pemerintah juga merencanakan proyek hilirisasi lainnya, seperti pembangunan fasilitas penampungan minyak mentah di Pulau Nipa untuk Cadangan Penyangga Energi, serta pengolahan batu bara menjadi dimetil eter (DME) sebagai substitusi LPG.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ruang Rahasia Gedung Yayasan Pendidikan BGC: Berisi 995 Pucul Senjata, Ganja dam VCD Porno

6 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Viral Unggahan Yurizal, Meninggal setelah 8 Jam di IGD tak Mendapat Kamar Rawat di RSD IA Moeis

6 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Kemenkeu Incar Pajak dari Rumah Kontrakan dan Properti Sewa pada 2027

6 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Tak Ada Demo Besar Buruh di Agustus-September

6 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Tiga Kiriman Narkoba dari Malaysia Libatkan Pilot dan Kopilot, Nilai Rp 127 Miliar

6 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Karhutla Bromo Meluas 80 Hektare, Helikopter dan Drone Diterjunkan

5 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Menelisik Akar Terorisme (45): Orang Mapan Eropa-Amerika Isap Darah Budak

5 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Jumlah Penduduk Miskin RI Berkurang 430 Ribu, Masih Sisa 22,93 Juta Orang

5 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jargas Bantu Rumah Tangga Hemat hingga Rp900.000 per Tahun

5 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Trending di Nasional