Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Gerindra Sidoarjo Tegaskan Fraksi Tetap Solid, Walk Out Jadi Sikap Politik

badge-check


					CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82? Perbesar

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SIDOARJO– Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Sidoarjo, H. Rahmat Muhajirin, SH, menegaskan bahwa absennya enam anggota Fraksi Gerindra dalam sidang paripurna DPRD Sidoarjo, Selasa (17/6), bukan bentuk perpecahan internal. Paripurna tersebut beragenda mendengarkan jawaban Bupati Sidoarjo atas LKPJ Tahun 2024.

Menurut Rahmat, ketidakhadiran enam anggota tersebut sudah dikoordinasikan sebelumnya dengan Ketua DPC dan Dewan Penasehat. Nama-nama yang tidak hadir antara lain H. M. Kayan, SH, Ir. Supriyono, SH, MH, Irda Bella A.F., S.Ked, Achmad Muzayin Syafri, Anang Siswandoko, dan Hj. Yunik Nur Aini.

“Sebagian telah meminta izin secara langsung kepada saya, ada yang berhalangan karena kepentingan tertentu, dan ada pula yang sakit,” ujarnya, Kamis (19/6).

Rahmat menekankan bahwa Fraksi Gerindra tetap solid. Keputusan untuk melakukan walk out saat Bupati Subandi menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi merupakan sikap politik yang tegas. “Tidak ada keraguan bagi Fraksi Partai Gerindra dalam menyikapi ucapan Bupati yang menyebut DPRD menghambur-hamburkan uang,” tegasnya.

Pernyataan Bupati Subandi yang dianggap tidak pantas itu, menurut Rahmat, disampaikan dalam forum resmi di hadapan para pimpinan OPD, lengkap dengan seragam bupati, lalu kemudian menjadi viral di media sosial.

DPC Gerindra sendiri sebelumnya sudah menyampaikan sikap melalui pandangan umum fraksi yang meminta Bupati Subandi menarik pernyataannya serta menjelaskan dasar ucapannya tersebut.

Walk out yang dilakukan Fraksi Gerindra saat Bupati menyampaikan jawabannya, menurut Rahmat, merupakan bentuk kekecewaan karena permintaan maaf yang disampaikan dianggap tidak tulus.

Meski demikian, Rahmat menegaskan bahwa sikap kritis Fraksi Gerindra tidak berorientasi pada pemakzulan. “Kami tidak ada niat untuk menjatuhkan. Bupati Subandi dan Wabup Hj. Mimik Idayana adalah pasangan yang diusung Gerindra. Yang kami inginkan adalah komitmen kepada rakyat saat kampanye dulu dijalankan secara sungguh-sungguh,” pungkasnya.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News