Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Warga Gerebek Pelajar SMP Mesum di Kuburan Malam Hari di Kabuh, Libatkan Anak Kepala Desa

badge-check


					Ilustrasi, pemakaman umum di wilayah Kabuh, Jombang. Foto: metromedcom Perbesar

Ilustrasi, pemakaman umum di wilayah Kabuh, Jombang. Foto: metromedcom

Tulisan: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Sepasang remaja berinisial Raja dan Ratu (bukan nama sebenarnya) masih di bawah umur,  digerebek warga saat diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di area pemakaman umum di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Peristiwa ini menjadi sorotan lantaran Ratu diketahui merupakan anak kepala desa (kades) setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan terjadi pada Sabtu (17/1/2026) malam, sesaat setelah waktu Isya.

Warga mencurigai adanya aktivitas mencolok di area makam, sebelum akhirnya melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Saat didatangi, warga mendapati pasangan remaja tersebut tengah melakukan perbuatan layaknya suami istri di area pemakaman.

“Penggerebekannya Sabtu malam lalu, setelah Isya,” ujar N, salah satu sumber di Kecamatan Kabuh, Selasa (20/1/2026).

Usai tertangkap basah, keduanya langsung dibawa warga ke rumah kepala desa. Di lokasi tersebut, identitas keduanya baru diketahui.

“Setelah dibawa ke rumah kades, warga baru tahu bahwa yang perempuan itu anak Pak Kades, sedangkan laki-lakinya pacarnya,” jelas N.

Diketahui, Raja dan Ratu masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). Raja berusia 14 tahun dan duduk di kelas 1 SMP, sementara Ratu berusia 13 tahun dan masih kelas 2 SMP. “Mereka masih SMP, usia 13 dan 14 tahun,” imbuhnya.

Saat berada di rumah kepala desa, Raja sempat mengalami tindakan kekerasan dari pihak keluarga Ratu yang terpancing emosi atas kejadian tersebut.

Dalam pengakuannya kepada warga, Raja menyebut bahwa perbuatan tersebut bukan pertama kali dilakukan. Keduanya mengaku telah beberapa kali melakukan perbuatan serupa di lokasi yang sama.

Malam itu juga, Raja sempat diantar ke rumah orang tuanya sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Jombang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, saat dimintaik konfirmasi, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut.

Ia memastikan bahwa pihak keluarga korban perempuan telah melaporkan kasus ini secara resmi.

“Benar, pihak perempuan sudah melapor terkait dugaan persetubuhan terhadap anak,” kata AKP Dimas, Selasa (20/1/2026).

Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Proses hukum masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PLN Akui Tidak Sedang Baik-baik Saja: Ini Wilayah Jawa yang Terkena Pemadaman Listrik

20 Juni 2026 - 07:03 WIB

Kondisi pelayanan listrik di Jawa sedang alami gangguan, ada dua pemasok mitra independen PLN yang keluar dari jaringan.

Menteri PKP Pastikan Tak Ada Kenaikan Bunga KPR Subsidi Meski BI-Rate Naik

19 Juni 2026 - 21:37 WIB

Listrik Sebagian Jawa Padam Lagi, PLN Singgung Kendala Pembangkit

19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Diskon Tarif 30% Kereta Ekonomi Berlaku Mulai Besok

19 Juni 2026 - 20:58 WIB

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Trending di News