Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Update BNPB 3 Desember 2025: 753 Korban Tewas, 650 Hilang dan 2.600 Luka-luka

badge-check


					Kebutuhan tenaga relawan untuk menangani pasca banjir bandang di Sumatera dan Aceh  semakin besar. BNBP setiap hari melaporkan perkembangan data jumlah korban kepada masyarakat. Foto: Instagram@ctd.insider Perbesar

Kebutuhan tenaga relawan untuk menangani pasca banjir bandang di Sumatera dan Aceh semakin besar. BNBP setiap hari melaporkan perkembangan data jumlah korban kepada masyarakat. Foto: [email protected]

Penulis: Yusran Hakim   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Update korban bencana longsor dan banjir bandang di Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat) per 3 Desember 2025 menunjukkan 753 orang meninggal dunia, 650 hilang, dan 2.600 luka-luka, menurut data Badan Nasio nal Penanggulangan Bencana (BNPB).​

Sekitar 3,3 juta jiwa terdampak di 50 kabupaten/kota, dengan jutaan warga mengungsi akibat kerusakan infrastruktur. Fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, 323 unit fasdik, dan 299 jembatan juga rusak.​

Rumah warga paling parah terdampak, dengan 3.600 rusak berat, 2.100 rusak sedang, dan 3.700 rusak ringan. Data ini dari Pusdatin BNPB, dilihat sekitar pukul 07.15-08.48 WIB pada 3 Desember 2025.

Bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat) dimulai pada 25 November 2025, dipicu hujan ekstrem dari siklon tropis Senyar dan bibit siklon 95B yang membawa kelembaban tinggi.

Hujan deras berlangsung hingga 30 November 2025, menyebabkan sungai meluap dan longsor di 46-50 kabupaten/kota, dengan curah hujan di Bireuen Aceh mencapai 411 mm/hari—melebihi rata-rata bulanan.​

Fenomena cuaca ekstrem pada 25-27 November 2025 menghasilkan hujan hitam pekat yang setara 1,5 bulan normal, diperparah deforestasi hutan hulu DAS dan kerusakan ekosistem. Kayu gelondongan liar menyumbat sungai, memperburuk banjir bandang di wilayah seperti Sibolga, Tapanuli, dan Bireuen. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Komdigi Temukan Ribuan Rekening Bank & Akun E-Wallet Terindikasi Judi Online, BCA Terbanyak

15 Juli 2026 - 19:47 WIB

Hentikan Oven Dumping 2028, Menteri LH Jumhur Hidayat Turun Langsung ke TPA Banjardowo Jombang

15 Juli 2026 - 16:57 WIB

Hutan Anjasmoro Mulai Terbakar, Wiku Diaz: Jombang Butuh Tambahan Satu Pos Damkar Lagi!

15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Teluk Makin Membara, Presiden Trump Tegaskan Siap Serang Iran untuk Jangka Waktu 60 Hari ke Depan

15 Juli 2026 - 01:08 WIB

Analisis Prof Mahfud MD: Skenario Loloskan Jerat Hukum untuk Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 00:25 WIB

Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Santri, Ahmad Muzakki Ajukan Praperdilan Polres Lombok Timur

14 Juli 2026 - 19:32 WIB

Trending di News