Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Sudarmawan Warga Jabon Jombang Tewas Terserempet KA Turangga di Temuwulan

badge-check


					Sudarmawan Warga Jabon Jombang Tewas Terserempet KA Turangga di Temuwulan Perbesar

Penulis: Elok Apriyanto   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG–  Seorang pria bernama Sudarmawan (43), warga Dusun Caruk Kulon, Desa Jabon, Kecamatan Jombang, tewas terserempet KA Turangga relasi Surabaya-Bandung di KM 85+8 jalur hilir, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, pada Rabu malam sekitar pukul 21.45 WIB, (31/12/2025)

Kapolsek Perak Iptu M Supriyo menjelaskan, korban diketahui bernama Sudarmawan (43), warga Dusun Caruk Kulon, Desa Jabon, Kecamatan Jombang.

“Kejadian pertama kali diketahui setelah masinis KA Turangga yang melintas dari arah timur ke barat melaporkan telah menyerempet seorang laki-laki di jalur rel wilayah Temuwulan,” kata Iptu M Supriyo saat dikonfirmasi, Kamis 1 Januari 2026.

Ia menegaskan laporan peristiwa tersebut diterima petugas keamanan Stasiun Sembung, yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Perak.

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama saksi langsung mendatangi lokasi kejadian. Di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di area persawahan di sisi utara rel kereta api.

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat luka akibat benturan,” ujar Supriyo.

Pihak keluarga yang datang ke lokasi selanjutnya memastikan identitas korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan sempat mengalami depresi dalam beberapa waktu terakhir.

Dari hasil penelusuran awal, polisi menduga korban berada di sekitar jalur rel sesaat sebelum kereta melintas. Namun demikian, petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di luar peristiwa terserempet kereta api tersebut.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi agar jenazah dapat segera dimakamkan.
“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan dan menolak autopsi,” pungkas Supriyo. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Unras di Grahadi Berujung Ricuh Malam Ini

26 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bapanas Usul Bansos Telur dan Daging Ayam Disalurkan Lagi Imbas Harga Anjlok

26 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Taubat Bersama di Ponpes Shiddiqiyyah, Kiai Tar: Koruptor Itu Hidup dari Mayat dan Darah Saudaranya

26 Juni 2026 - 11:25 WIB

Kemenperin Panggil PT Pakerin Buntut Kabar PHK Massal 2.500 Buruh

25 Juni 2026 - 20:29 WIB

CNG Jadi Pengganti LPG 3 Kg, Mulai Diproduksi Juli

25 Juni 2026 - 20:09 WIB

Pemerintah Sepakat Tetapkan Maksimal 40 Tahun Tenor KPR untuk MBR

25 Juni 2026 - 19:45 WIB

Trending di Nasional