Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

GOR Kaliwates Jember Longsor 22 M, Mobil Innova P 1273 GP Terperosok Masuk Sungai

badge-check


					Intensitas hujam santa lebat, menyebabak tembok GOR Kaliwates Jember toboh 22 meter, menyebab sebuah mobil Innova terprosok masuk ke sungani, Rabi 21 Januari 2026. Foto: Instagram@bpbd_ka.jember Perbesar

Intensitas hujam santa lebat, menyebabak tembok GOR Kaliwates Jember toboh 22 meter, menyebab sebuah mobil Innova terprosok masuk ke sungani, Rabi 21 Januari 2026. Foto: Instagram@bpbd_ka.jember

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JEMBER– Hujan intensitas sedang hingga lebat di Jember pada 21 Januari 2026 memicu longsor di belakang GOR Kaliwates, Jalan Nusantara, Kaliwates Kidul.

Kejadian ini merusak tembok pagar sepanjang 22 meter dengan kedalaman 25 meter, menyebabkan mobil dinas Diskominfo Jember (Toyota Innova P-1273-GP) terperosok ke sungai.

Longsor dimulai sekitar pukul 16.30 WIB akibat tanah labil dari curah hujan tinggi. Mobil yang terparkir di area belakang GOR jatuh terbawa longsor, tapi tidak ada korban jiwa.

BPBD Jember segera merespons dengan evakuasi menggunakan alat berat, menyelesaikan pemindahan mobil ke lokasi aman pada malam hari.

Struktur tanah urukan yang tidak stabil dan minim penahan dinding pada tembok pagar menjadi faktor pendukung selain hujan lebat. Tembok tersebut dibangun sekitar 2004-2005 dan sudah tua, menurut penilaian awal BPBD.

Kepala pelaksana (Kalaksa)  BPBD Jember, Edy Budi Susilo, memimpin evakuasi bersama relawan dan stakeholder, termasuk pemasangan terpal untuk perlindungan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi longsor serupa di wilayah rawan.

 

Penyebab

Menjawab wartawan, kalaksa BPBD Jember menambahkan bahwa penyebab utama longsor di belakang GOR Kaliwates adalah hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang memicu pergerakan tanah pada Rabu (21/1/2026).

Kondisi tanah urukan yang labil di area tersebut rentan erosi saat curah hujan tinggi, ditambah minimnya struktur dinding penahan pada pagar tembok sepanjang 22 meter.

Tembok yang dibangun sekitar 2004-2005 sudah tua dan tidak mampu menahan beban tanah.

Longsor mencapai kedalaman 25 meter, merobohkan pagar dan menyeret mobil dinas Diskominfo Jember ke sungai, meski tanpa korban jiwa. BPBD Jember mengonfirmasi kombinasi cuaca ekstrem dan infrastruktur lemah sebagai pemicu utama. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri PKP Pastikan Tak Ada Kenaikan Bunga KPR Subsidi Meski BI-Rate Naik

19 Juni 2026 - 21:37 WIB

Listrik Sebagian Jawa Padam Lagi, PLN Singgung Kendala Pembangkit

19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Diskon Tarif 30% Kereta Ekonomi Berlaku Mulai Besok

19 Juni 2026 - 20:58 WIB

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Trending di News