Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Ketua Umum GAM PG Gorontalo Dikeroyok 4 Orang di Jalan Umum GORR

badge-check


					Ketua Umum Gerakan Gerakan Aktivis Milenial - Provinsi Gorontalo (GAM PG) menjadi korban penganiayaan oleh empat orang tak dikenal, di GOOR, Senin siang pukul 13.00 WITA, 5 Mei 2025. 
Tangkap layar Video Instagram@ikl_newsantara Perbesar

Ketua Umum Gerakan Gerakan Aktivis Milenial - Provinsi Gorontalo (GAM PG) menjadi korban penganiayaan oleh empat orang tak dikenal, di GOOR, Senin siang pukul 13.00 WITA, 5 Mei 2025. Tangkap layar Video Instagram@ikl_newsantara

Penulis: Mulawarman   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS, GORONTALO- Amin Suleman, 39, ketua umum Gerakan Aktivis Milenial Provinsi Gorontalo (GAM-PG) menjadi korban pengeroyokan oleh empat orang tak dikenal di jalan umum  Gorontalo Outer Ring Road (GORR), Senin 5 Mei 2025, siang pukul 13.00 Wita.

Amin Suleman menyatakan bahwa dirinya dianiaya oleh empat orang tak dikenal saat membuntuti sebuah truk kontainer yang diduga bermuatan batu hitam ilegal di kawasan GORR Gorontalo.

Ia mengaku dihadang oleh dua sepeda motor yang masing-masing ditumpangi dua orang, lalu langsung diserang menggunakan balok kayu.

Amin sempat berusaha bertahan, namun karena jumlah pelaku lebih banyak, ia akhirnya tersungkur. Ia juga menegaskan tidak mengenal para pelaku karena mereka menggunakan helm tertutup.

Setelah kejadian, Amin langsung melapor ke Polres Gorontalo dan menjalani visum di RS Bhayangkara Gorontalo

Korban diketahui bernama Amin Suleman, seorang aktivis yang dikeroyok oleh empat orang tak dikenal yang mengenakan helm sehingga sulit dikenali.

Amin dipukuli menggunakan bilah kayu hingga tersungkur, kemudian para pelaku melarikan diri dengan sepeda motor.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka di jari, kepala bengkak, dan memar di bagian belakang tubuh.

Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Gorontalo dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Video aksi kekerasan ini menjadi perhatian luas di media sosial, banyak netizen menyoroti minimnya aksi dari pengendara lain yang hanya menonton tanpa membantu.

Kasus penganiayaan terhadap Amin Suleman di Jalan GORR Gorontalo saat ini sudah dalam penanganan petugas kepolisian.

Korban juga telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan mengirimkan video ke pimpinan kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Korban, Amin Suleman, tidak bisa mengidentifikasi pelaku yang menganiaya dirinya. Ia menyatakan bahwa para pelaku adalah empat orang tak dikenal yang seluruhnya mengenakan helm tertutup, sehingga wajah mereka tidak terlihat dan sulit dikenali. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

DJP Jatim Sita Aset Senilai Rp24,9 Miliar Milik 158 Penunggak Pajak

24 Juni 2026 - 19:06 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Kuota Internet Tak Bakal Hangus, Telkomsel-XL-Isat Terapkan Skema Ini

23 Juni 2026 - 19:14 WIB

Trending di Nasional