Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Kembangan KRL Jabodetabek, KAI Minta Rp 4,8 Triliun Prabowo Beri Rp 5 Triliun

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto didamping Dirut KAI, Bobby Rasyidin menumpang kereta api bersama warga. Foto: Tangkap Layar Video Instagram@kantorpresidenri Perbesar

Presiden Prabowo Subianto didamping Dirut KAI, Bobby Rasyidin menumpang kereta api bersama warga. Foto: Tangkap Layar Video Instagram@kantorpresidenri

Penulis: Yusran Hakim |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI),  Bobby Rasyidin  mengajukan anggaran sebesar Rp 4,8 triliun kepada Presiden Prabowo Subianto untuk penambahan 30 rangkaian gerbong kereta baru KRL Commuter Line di Jabodetabek, Selasa 4 November 2025.

Bagaimana jawaban Presiden? Ternyata Prabowo menyetujui dan memberikan anggaran lebih, yaitu Rp 5 triliun, sebagai dukungan memperluas dan memperbarui jaringan KRL.

Presiden  juga menargetkan pengadaan 30 rangkaian kereta tersebut harus rampung dalam waktu maksimal satu tahun, dengan harapan dapat memberikan manfaat luas dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna KRL.​

Kereta rel listrik (KRL) ini direncanakan untuk melayani wilayah metropolitan Jabodetabek, yang mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. KRL menghubungkan berbagai kota dan kabupaten tersebut dengan rute utama seperti Bogor–Jakarta Kota–Bekasi dan Serpong–Tanah Abang, melayani mobilitas masyarakat di kawasan Jabodetabek.

Dengan sistem ini, KRL Commuter Line menjadi moda transportasi tulang punggung yang menghubungkan area-area padat penduduk di Jabodetabek, mendukung mobilitas harian jutaan penumpang dalam wilayah tersebut.

Saat itu  memohon atau mengajukan anggaran sebesar Rp 4,8 triliun untuk penambahan kereta oleh PT KAI adalah Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin.
Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT KAI, merencanakan pengembangan layanan kereta rel dengan fokus utama pada penambahan 30 rangkaian kereta KRL baru untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan.
Rencana ini dilatarbelakangi oleh proyeksi peningkatan jumlah pengguna dari 331,8 juta pada 2025 menjadi lebih dari 417 juta pelanggan pada 2029.
Fokus pengembangan adalah memastikan layanan yang lebih andal, aman, tepat waktu, dan nyaman bagi masyarakat, terutama di kawasan metropolitan Jabodetabek sebagai tulang punggung transportasi urban.
KAI juga menyiapkan kajian kebutuhan teknis, strategi pengadaan, dan kesiapan operasional untuk merealisasikan rencana ini secepatnya.
Selain itu, KAI berkomitmen memperkuat kapasitas, menambah frekuensi perjalanan, dan mengurangi kepadatan di jam sibuk, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan layanan kereta rel commuter line.​ **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News