Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

KA Menoreh Tabrak Truk Tangki Air hingga Terseret 300 M di Cirebon, Sopir Selamat!

badge-check


					Rangkain KA Menoreh mengalamai kecelakaan menabark sebuah truk air yang mogok di tengah rel, hingga truk terseret sejauh 300 m. Insiden ini terjadi di perlintasan sebidang tak terjaga KM 201+400, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.sekitar pukul 02.47 wib dinihari, Rabu, 21 Januari 2025. Foto: instagram@radarcirebon Perbesar

Rangkain KA Menoreh mengalamai kecelakaan menabark sebuah truk air yang mogok di tengah rel, hingga truk terseret sejauh 300 m. Insiden ini terjadi di perlintasan sebidang tak terjaga KM 201+400, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.sekitar pukul 02.47 wib dinihari, Rabu, 21 Januari 2025. Foto: instagram@radarcirebon

Penulis: Sri Muryanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CIREBON- Kecelakaan KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen menabrak truk tangki pengangkut air terjadi pada dini hari Rabu, 21 Januari 2026, pukul 02.47 WIB di perlintasan sebidang tak terjaga KM 201+400, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.

Akibat benuran keras itu, menyebabkan truk tanki terseret hingga 300 m, akan tetapi sopir selamat mengalami luka-luka, dan saat ii dirawat di rumah sakit.

Truk mulai mengalami gangguan mesin beberapa ratus meter sebelum perlintasan, dan mati total saat berada tepat di atas rel pukul 02.47 WIB. Sopir sempat mencoba menyalakan ulang mesin, tapi gagal sehingga truk terhenti di jalur KA.

Sopir truk tangki pengangkut air yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan KA Menoreh di Cirebon, Abi Eko Adrian, berusia 33 tahun, warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Abi Eko mengalami luka-luka akibat upaya menyelamatkan truknya yang mogok di rel, dan segera dirawat di RSUD setempat bersama kru kereta.

Sementara itu seorangg \asisten masinis mengalami luka serius, termasuk patah tulang kaki, dan dirawat di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon. Masinis juga dilaporkan mengalami patah tulang rusuk, meski kondisinya stabil setelah perawatan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengonfirmasi hanya kru yang terluka, sementara se

Polisi masih menunggu kondisinya pulih sepenuhnya untuk memeriksa kronologi kelalaian terkait mogoknya truk sebelum tabrakan.

Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutresno, menyatakan bahwa truk mogok tepat di atas rel saat KA melintas dari timur ke barat. Penyelidikan lebih lanjut menunggu kondisi sopir membaik untuk pemeriksaan.

Truk mengalami gangguan di tengah rel, sehingga KA Menoreh yang melaju normal tak bisa menghindar dan menabraknya. Lokomotif KA berhenti sekitar 500 meter setelah tabrakan, memerlukan pergantian lokomotif dan evakuasi dengan railway crane.

Lokomotif CC2018906 ringsek parah di bagian depan, dengan panel besi terkelupas, kaca pecah, dan roda anjlok keluar rel. Truk hancur terbelah, sementara perjalanan KA terganggu dengan setidaknya enam kereta lain terdampak keterlambatan.

Penumpang selamat tanpa luka serius, tapi kru kereta mengalami cedera; asisten masinis terluka dan kondisi masinis dilaporkan stabil. Tak ada korban jiwa dari truk yang disebutkan secara spesifik.

Penyebab utama kecelakaan KA Menoreh di perlintasan sebidang tak terjaga di Cirebon adalah truk tangki pengangkut air mogok tepat di atas rel.

Truk mengalami gangguan mesin beberapa ratus meter sebelum perlintasan, sehingga terhenti di tengah jalur saat KA Menoreh melintas pukul 02.47 WIB. Masinis sempat memberi peringatan, tapi tak bisa menghindar benturan.

Lokasi perlintasan tanpa palang pintu memperparah situasi, karena truk tak bisa segera dievakuasi. Polisi sedang menunggu sopir truk pulih untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kelalaian. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri PKP Pastikan Tak Ada Kenaikan Bunga KPR Subsidi Meski BI-Rate Naik

19 Juni 2026 - 21:37 WIB

Listrik Sebagian Jawa Padam Lagi, PLN Singgung Kendala Pembangkit

19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Diskon Tarif 30% Kereta Ekonomi Berlaku Mulai Besok

19 Juni 2026 - 20:58 WIB

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Trending di News