Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Buruh Akan Geruduk YouTube Indonesia dan Komdigi

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh akan menggelar aksi di kantor YouTube Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Aksi ini dipicu penutupan kanal YouTube resmi milik Partai Buruh dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Presiden KSPI Said Iqbal menyebut penutupan tersebut dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan yang jelas. Menurutnya, kanal YouTube itu selama ini digunakan sebagai sarana komunikasi organisasi dan penyampaian sikap politik secara terbuka.

“Tiba-tiba, Youtube resminya Partai Buruh dibanned. Tidak bisa lagi digunakan oleh Youtube. Tanpa alasan yang jelas kita minta dihidupkan kembali,” kata Said Iqbal, Senin (26/1/2026).

KSPI menilai penutupan kanal tersebut terjadi pada momentum yang sensitif, yakni bertepatan dengan Kongres Partai Buruh. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan terkait perlindungan kebebasan berpendapat di ruang digital.

“Begitu pula, FSPMI ofisial, Federasi Senikat Pekerjaan Metan Indonesia, FSMI ofisial. Pada saat Kongres Partai Buruh, ini ada apa ini? Komdigi.”

Said Iqbal mempertanyakan apakah langkah tersebut berkaitan dengan sikap kritis serikat buruh terhadap kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan.

“Apakah karena KSPI bersama Partai Buruh yang kritis konstruktif membangun, mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah terkait dengan perburuhan, atau ada persoalan demokrasi yang kembali mundur mengekang pemberangusan kebebasan berpendapat melalui sosial media?”

Aksi ini sendiri akan dilakukan oleh elemen buruh pada tanggal 28 Januari 2026 yang akan datang. Selain menyambangi kantor Youtube Indonesia dan Komdigi, buruh juga akan merapat ke Istana Negara.

Salah satunya adalah terkait dengan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta dan juga Upah Minimum Sektoral di Jawa Barat yang menurut KSPI tak sesuai dengan biaya hidup di Indonesia.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

1 September 2026 - 20:00 WIB

Harga BBM di SPBU Pertamina Naik Mulai 1/9/2026, Cek Rincian Harga

1 September 2026 - 19:35 WIB

Beras Premium Ukuran 5 Kg Langka, Peritel Ungkap Biang Keroknya

1 September 2026 - 19:23 WIB

Trending di Nasional