Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

badge-check


					Cavendish Lumajang Perbesar

Cavendish Lumajang

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, BANYUWANGI-

Pisang Cavendish asal Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, ditargetkan menembus pasar Hong Kong dan Malaysia dalam dua tahun mendatang.

Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang, Jamaluddin, mengatakan peluang menuju pasar ekspor mulai terbuka seiring berkembangnya jaringan pemasaran Cavendish Lumajang di dalam negeri.

Menurutnya, tantangan menuju pasar ekspor bukan hanya menghasilkan pisang dalam jumlah besar, tetapi juga memastikan kualitas produk dan kesinambungan pasokan.

“Target kami dalam dua tahun ke depan sudah bisa masuk pasar Asia, terutama Hong Kong dan Malaysia. Untuk itu, kualitas dan kontinuitas pasokan harus benar-benar dijaga,” ujar Jamaluddin di Kabupaten Lumajang, Rabu (2/9/2026).

Ia mengatakan, pasar ekspor membutuhkan produk dengan mutu yang konsisten serta pasokan yang tersedia secara berkelanjutan.

Jamaluddin menyebut, satu kontainer untuk pengiriman skala ekspor dapat memuat sekitar 7 hingga 10 ton pisang.

Kapasitas tersebut membutuhkan kesiapan produksi yang terukur, mulai dari budi daya, penanganan pascapanen, pengemasan, hingga distribusi.

Bagi petani, terbukanya peluang pasar Hong Kong dan Malaysia dapat memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan nilai ekonomi pisang Cavendish Lumajang.

Pengembangan pasar ekspor juga berpotensi menggerakkan sektor pendukung, mulai dari pengumpulan hasil panen, pengemasan, transportasi, hingga distribusi.

Karena itu, target menembus pasar Asia perlu diikuti peningkatan standar pengelolaan komoditas dari hulu hingga hilir agar kualitas dan kesinambungan pasokan tetap terjaga.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Riuh di Indonesia, Vega Pratama Menggebrak Pole Position di Moto3 Sirkuit Philip Island

24 Oktober 2026 - 18:52 WIB

PT Maghfiroh Kampanyekan Tabungan Rp20.000/ Hari untuk Berangkat Umrah ke Tanah Suci

24 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Gudang Plastik Milik Muhaimin di Desa Bandung Jombang Ludes Terbakar

24 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Investasi Rp4,8 Triliun, Bupati Warsubi Ground Breaking JIP PT Intiland di Katemas Kudu

24 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Menelisik Akar Terorisme (71): Klan Wajah Baru Serang Israel dan Katolik

23 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Ibu PKK Lantunkan 5 Tembang, Meriahkan Gebyar Wayang Kulit Ki Bayu Aji Bersama Jo Klithik/ Kluthuk

23 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Fraksi Day PKB, Kartiyono Incar Pondok Pesantren sebagai Sektor Unggulan Pariwisata Jombang

23 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Polres Jombang Tanam Pohon Mangga, Alpukat dan Jambu di Taman Kebonrojo

23 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Kadisnaker Jombang Isawan: Tempatkan 6.718 Naker Lewat Talenta dan Jemput Kerja 2026

23 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Trending di News