Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

badge-check


					Bupati Pangandara, Jabar, Citra Pitriyami memimpin barisan melintas menyeberangi jembatan bersama sekitar 50 orang lebih sekaligus, Minggu sote, 30 Agustus 2026. Foto: ist Perbesar

Bupati Pangandara, Jabar, Citra Pitriyami memimpin barisan melintas menyeberangi jembatan bersama sekitar 50 orang lebih sekaligus, Minggu sote, 30 Agustus 2026. Foto: ist

Penulis: Mayang K. Mahardhika  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PANGANDARAN — Sebuah peristiwa mencekam terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Jembatan Gantung Pongpet sepanjang 60 meter yang baru saja diresmikan Bupati Citra Pitriyami, Minggu sore 30 Agustus 2026, tiba-tiba anjlok.

Insiden terjadi, pada saat rombongan pejabat dan warga sedang melintas di atasnya.

Tak sekadar jembatan putus, insiden ini menimbulkan pertanyaan serius: bagaimana infrastruktur baru yang baru saja diserahterimakan bisa ambruk saat itu juga?

Kejadian bermula sekitar pukul 16.10 WIB. Usai gunting pita dan seremoni peresmian, Bupati Pangsndaran, Jawa Barat,  Citra Pitriyami memimpin barisan melintas menyeberangi jembatan bersama sekitar 50 orang lebih sekaligus.

Di antaranya turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ling Ling Nugraha Senjaya, serta Dandim 0626/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan.

Belum sampai ke seberang, tiba-tiba terdengar bunyi keras — dudukan seling besi atau angkur penahan di sisi kanan patah.

Badan jembatan seketika melengkung ke bawah hingga para penumpang terperosok dan berpegangan sekuat tenaga.

Rekaman video warga menunjukkan jeritan kepanikan di tengah jembatan yang miring menggantung.

Kepala Desa Margacinta, Enceng Anwar Solihin, meluruskan fakta: jembatan tidak putus terbelah dua, namun struktur penahan utama lepas sehingga lantai jembatan turun tajam.

Dugaan kuat penyebabnya kelebihan muatan: jumlah orang di atasnya jauh melampaui kapasitas aman jembatan gantung sejenis.

Meski demikian, Dinas PU kini menyelidiki pula kualitas material dan spesifikasi konstruksi — mungkinkah ada cacat bangunan sejak awal?

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, beruntung sekali. Namun Kepala Dinas PU Ling Ling Nugraha Senjaya dilaporkan mengalami luka lecet di tangan.

Bupati Citra Pitriyami selamat namun sempat mengalami syok serta memar ringan di tangan terkena kawat.

Kapolsek Cijulang IPTU Dimas Aditama membenarkan seluruh rombongan selamat dan situasi telah diamankan. Lokasi kini ditutup total.

Polisi bersama tim teknis PU akan memeriksa kelayakan konstruksi secara menyeluruh sebelum jembatan dibuka kembali.

Jembatan Pongpet bukan sekadar penyeberangan biasa, tetapi menghubungkan Desa Margacinta dengan Desa Cibanten dan Desa Cimindi, sekaligus menjadi gerbang utama menuju Kampung Budaya Seni Badud, potensi wisata unggulan daerah.

Insiden ini mengingatkan: peresmian bukanlah bukti kelayakan.

Uji beban harus dijalankan sebelum pita digunting, bukan sesudahnya — apalagi dengan pejabat negara berdiri di atasnya.

Kronologi

  • ±Pukul 16.00 WIB, 30/8 — Seremoni peresmian selesai, Bupati gunting pita
  • ±Pukul 16.10–16.15 WIB — ±50 orang serentak melintas → angkur/dudukan seling sisi kanan patah → jembatan melengkung anjlok di tengah
  • Segera setelah kejadian — Semua orang dievakuasi selamat ke daratan; Polsek Cijulang amankan lokasi
  • Sore–malam 30/8 — Kepala Desa klarifikasi struktur: tidak putus total, hanya anjlok; tim PU turun meneliti
  • Senin 31/8 pagi — Jembatan ditutup permanen sementara; penyelidikan kapasitas & kualitas material berjalan. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (55): Kisah Pembantaian 100 Pria dan 5 Wanita Pelancong

9 September 2026 - 19:53 WIB

5 Jurnalis dan 2 Kru Kapal Belum Ditemukan, Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau Sejak 7 September 2026

9 September 2026 - 19:22 WIB

Dapur Utama dan Ruang Gizi RSUD Saiful Anwar Terbakar, Tidak Menyentuh Gedung Perawatan Kesehatan

9 September 2026 - 17:43 WIB

Air Laut Surut dan Gempa Mag 3,8 Terjadi di Sekitar Gunung Anak Krakatau, BMKG: Tenang Bukan Tsunami

9 September 2026 - 16:59 WIB

Tidak Masuk Akal Gelombang Keracunan Terus Terjadi: 300 Lebih Siswa SMP dan MTs Pati Diangkut ke Rumah Sakit

9 September 2026 - 16:14 WIB

Truk Tangki Air Angkut 1,5 Juta Batang Rokok Putih, Bea Cukai: Kerugian Negara Rp1,5 Miliar

9 September 2026 - 11:09 WIB

Elektabilitas Gerindra Naik 14.4 Persen, Rahmat Muhajirin: Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

9 September 2026 - 09:30 WIB

Keterlaluan Tiga Kali SMAN 1 Tunjungan Blora Keracunan, Wabup Perintahkan SPPG Sukorejo 2 Tutup Permanen

9 September 2026 - 08:24 WIB

Mendahului Neuralink, RRT Izinkan Implan Cip NEO untuk Pulihkan Penderita Lumpuh

8 September 2026 - 06:57 WIB

Trending di News