Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

APPBI: Minat Belanja Nataru Naik, Konsumen Pilih Produk Harga Terjangkau

badge-check


					Belanja harga terjangkau Perbesar

Belanja harga terjangkau

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) melihat minat belanja masyarakat meningkat pada momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 ini. Namun, masyarakat cenderung berbelanja produk dengan harga satuan yang lebih terjangkau.

Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, mencermati bahwa pada Nataru ini masyarakat tetap datang berkunjung ke pusat perbelanjaan meskipun daya beli belum pulih sepenuhnya.

“Karena saat ini pusat perbelanjaan adalah fasilitas publik yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Bukan hanya dalam hal berbelanja, tapi juga untuk hiburan, edukasi, dan lain sebagainya,” katanya kepada Kontan, Jumat (26/12/2025).

Hanya saja, lanjut Alphonzus, masyarakat terutama kelas menengah ke bawah memiliki kecenderungan untuk membeli barang dengan harga satuan (unit price) yang rendah. “Artinya, di tengah daya beli yang belum maksimal, yang berubah adalah tren atau pola belanjanya,” imbuh dia.

Bagaimanapun, Alphonzus optimistis pergerakan konsumsi pada Natal saat ini akan berangsur meningkat menjelang Tahun Baru.

Sebab, ia mencermati bahwa pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, seperti jalan tol, memicu terjadinya pertukaran kunjungan. Di mana masyarakat kota besar melakukan mudik ataupun wisata, dan sebaliknya juga masyarakat di luar kota besar berkunjung untuk berlibur.

Ditambah, momentum Nataru umumnya dimanfaatkan secara maksimal oleh industri ritel Tanah Air untuk mendapatkan penjualan semaksimal mungkin. “Karena Nataru merupakan momentum terakhir penjualan ritel di Indonesia sebelum menutup tahun,” jelas Alphonzus.

Hal ini dilakukan dengan berbagai gelaran dan aktivitas untuk mendongkrak tingkat kunjungan, serta berbagai program promo belanja untuk mendorong penjualan.

Selain berbagai strategi promosi oleh pusat perbelanjaan dan peritel, Alphonzus berharap insentif dan stimulus yang disiapkan pemerintah juga turut memaksimalkan kinerja di akhir tahun 2025 ini.

Lebih lanjut, Alphonzus mencermati bahwa pada momentum Nataru masyarakat cenderung berbelanja di segmen makanan dan minuman (food and beverages) serta hiburan (entertainment).

Ia memperkirakan kinerja penjualan pada akhir tahun ini akan tetap tumbuh dibandingkan dengan tahun lalu, meski tingkat pertumbuhannya tidak akan lebih dari 10%.

“Kinerja industri ritel secara keseluruhan pada tahun 2025 ini juga akan tetap tumbuh dibandingkan dengan tahun 2024. Namun, tak signifikan, pertumbuhannya diprediksi akan kurang dari 5%,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Pemprov Jatim Resmi Usulkan 2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini

6 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penyebab Harga Ayam dan Telur di Peternak Loyo

6 Juli 2026 - 18:49 WIB

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Trending di Nasional