Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Pitono Nugroho Nakhodai ICMI Jatim 2026–2031: Usung Tujuh Modal

badge-check


					Pitono Nugroho, Ketua ICMI Jawa Timur 2026-2031. Foto: ist Perbesar

Pitono Nugroho, Ketua ICMI Jawa Timur 2026-2031. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto |  Editor: Hadi S. Purwanto

KREDONEWS.COM, SURABAYA – Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jawa Timur yang diselenggarakan di Gedung Plaza Airlangga, Kampus C Universitas Airlangga menetapkan Pitono Nugroho sebagai Ketua Umum ICMI Organisasi Wilayah Jawa Timur periode 2026–2031.

Terpilihnya Pitono menandai dimulainya arah baru gerakan ICMI sebagai pusat kolaborasi intelektual yang menghadirkan gagasan, riset, dan aksi nyata bagi kemajuan Jawa Timur.

Mengusung tema “Meneguhkan Peran Intelektual Muslim sebagai Suluh Peradaban Inklusif dan Transformatif.

Muswil menegaskan kembali bahwa kaum intelektual memiliki tanggung jawab moral untuk tidak hanya memproduksi pengetahuan, tetapi juga membangun solusi atas persoalan masyarakat melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas sektor.

Dalam pidato perdananya, Pitono Nugroho menegaskan bahwa pembangunan Jawa Timur membutuhkan paradigma baru yang tidak lagi hanya mengejar pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, kemajuan daerah harus diukur secara utuh melalui konsep Modal Keberlanjutan, yaitu kemampuan suatu masyarakat menjaga, mengembangkan, dan mewariskan seluruh aset peradabannya agar tetap memberi manfaat bagi generasi kini dan mendatang.

Konsep tersebut melampaui pendekatan Triple Bottom Line yang hanya bertumpu pada keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Modal Keberlanjutan memandang pembangunan sebagai proses memperkuat seluruh modal yang dimiliki masyarakat sehingga tidak ada aspek penting kehidupan yang terabaikan.

Sebagai implementasinya, ICMI Jawa Timur akan mengembangkan Kerangka Tujuh Modal Pembangunan, yakni:

  • Modal Manusia, melalui peningkatan kualitas pendidikan, riset, kepemimpinan, dan inovasi.
  •  Modal Sosial, dengan memperkuat kepercayaan, gotong royong, jejaring kolaborasi, dan solidaritas masyarakat.
  • Modal Budaya, menjaga nilai-nilai luhur, etika, identitas, serta kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan.
  • Modal Ekonomi, mendorong produktivitas, kewirausahaan, ekonomi syariah, dan pemerataan kesejahteraan.
  • Modal Lingkungan, memastikan keberlanjutan sumber daya alam dan pembangunan yang ramah lingkungan.
  • Modal Infrastruktur, memperkuat konektivitas fisik maupun digital untuk mempercepat transformasi daerah.
  • Modal Tata Kelola, membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, serta berbasis ilmu pengetahuan.

Menurut Pitono, ketujuh modal tersebut tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus saling menguatkan melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pesantren, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas profesional, dan generasi muda.

“ICMI harus menjadi simpul yang mempertemukan seluruh kekuatan intelektual Jawa Timur. Tugas kita bukan sekadar menghasilkan wacana, tetapi menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebijakan publik, inovasi dengan kebutuhan masyarakat, serta nilai-nilai Islam dengan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” tegasnya.

Karena itu, kepengurusan ICMI Jawa Timur periode 2026–2031 akan memprioritaskan penguatan intelektual publik melalui riset kebijakan, pengembangan pusat-pusat kajian strategis, pendampingan pemerintah daerah, pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi, serta membangun jejaring kolaborasi nasional maupun internasional.

Muswil ini sekaligus menegaskan komitmen ICMI Jawa Timur untuk menjadi mitra strategis pembangunan, menghadirkan kritik yang konstruktif sekaligus solusi yang aplikatif.

Dengan semangat Modal Keberlanjutan dan Kerangka Tujuh Modal Pembangunan, ICMI Jawa Timur diharapkan mampu menjadi laboratorium gagasan dan penggerak transformasi menuju Jawa Timur yang maju, berkeadilan, berdaya saing, dan berkelanjutan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo

4 Juli 2026 - 19:25 WIB

Anak Krakatau Meletus Semburkan Awan Panas 400 M, Hindari Jarak Radius 2 Kilometer

4 Juli 2026 - 13:41 WIB

Akun Gaya Hidup Pejabat: Instagram@cabinetcouture_idn Diblokir atas Permintaan Komdigi

4 Juli 2026 - 12:51 WIB

Saksi Fakta Dosen Non-ASN di MK, Dr Cenuk Lulusan Australia Dapat Gaji Total Rp4 Juta/ Bulan

4 Juli 2026 - 10:47 WIB

Wapres JD Vance: Israel Jangan Ganggu Perundingan Damai AS- Iran

3 Juli 2026 - 17:51 WIB

Raja Juli Klaim Kembalikan Amplop Dua Hari sebelum KPK OTT Bupati Kuansing

3 Juli 2026 - 17:04 WIB

BNN dan Bea Cukai Sita 3,37 Ton Bunga Ganja Dari Thailand yang Disimpan di Gudang di Gresik

3 Juli 2026 - 15:02 WIB

125 Anak Ikuti Khitan Massal PT Pegadaian XII Surabaya, Dilaksanakan di Bojonegoro dan Genteng

3 Juli 2026 - 14:55 WIB

Menkeu Purbaya sebut Bea Cukai Sarang Korupsi dan Kebal Hukum, Hasan Nasbi: Silakan Diperika!

3 Juli 2026 - 13:52 WIB

Trending di News