Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Tim Dinkes Jombang Melakukan Active Case Finding (ATC) Penyakit TBC di Puskesmas Jabon

badge-check


					Dokter Tiar Oktavian Effendi, Sp.Paru dari RSUD Jombang hadir sebagai dokter konsultan kegiatan, pada kegiatan ATC TBC di Puskesmas Jabon, Jombang, Rabu 3 Desember 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Dokter Tiar Oktavian Effendi, Sp.Paru dari RSUD Jombang hadir sebagai dokter konsultan kegiatan, pada kegiatan ATC TBC di Puskesmas Jabon, Jombang, Rabu 3 Desember 2025. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief  Hendro Soesatyo  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, didukung Tim RSU Dungus Provinsi Jawa Timur dan Yabhisa Jombang sebagai mitra TB, menggelar Active Case Finding (ACF) TB di Puskesmas Jabon,  Rabu, 3 Desember 2025,

Kegiatan ini melibatkan 132 terduga TB dari 34 puskesmas se-Kabupaten Jombang, dengan pemeriksaan riwayat penyakit, gejala, dahak, tuberculin, serta rontgen dada menggunakan mobile X-ray. Dokter konsultan dr. Tiar Oktavian Effendi, Sp.Paru dari RSUD Jombang, hadir untuk membimbing proses skrining.​

ACF bertujuan mendeteksi kasus TBC secara aktif di masyarakat rentan, mengingat Jombang mencatat 2.700 kasus TBC sepanjang 2025, yang dinilai memprihatinkan oleh Dinkes.

Sampai September 2024, dari 12.418 terduga TB, hanya 1.921 kasus (55,67%) yang dikonfirmasi, menunjukkan kebutuhan percepatan deteksi.

Strategi ini sejalan dengan komitmen eliminasi TBC 2030, termasuk pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB) dan kolaborasi puskesmas serta kader.​

Active Case Finding merupakan strategi nasional prioritas untuk menemukan kasus TB dini melalui skrining masif, termasuk di kelompok rentan, guna cegah penularan udara dari Mycobacterium tuberculosis.

Di Jombang, program ini diperkuat jejaring mitra seperti RSU provinsi dan Yabhisa, mirip inisiatif di daerah lain seperti Boyolali yang mendeteksi 1.201 kasus via ACF di 25 puskesmas. Kegiatan ini mendukung target Kementerian Kesehatan melalui pelaporan cepat ke kecamatan/desa.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Baru Baru Selesai Jalani Hukuman 2,5 Tahun, Kini Wagub Babel Hellyana Jadi Terdakwa Kasus Ijazah Palsu

29 September 2026 - 16:51 WIB

Seminggu Dua Kali Kebakaran Lahan di Sumobito, Wiku Birawa: Sampai September 157 Kasus

29 September 2026 - 14:51 WIB

Aneh 172 Dokter PPDS Alami Keracunan Makanan, Pihak RSUD Soetomo dan FK Unair Masih Bungkam

29 September 2026 - 13:46 WIB

Video Guru Merekam Rok Siswi di SMP Subang, Dedi Mulyadi: Usut Tuntas, Pecat!

29 September 2026 - 13:10 WIB

Rapat KPRI Jombang: Ketua Hartono Klaim Ada Aset Rp 160 M, Purwanto Tolak Laporan Pertanggungjawaban

29 September 2026 - 12:02 WIB

Jasad Pria Membusuk dalam Jeep Nopol Bengkulu di Area Parkir RS Muhammadiyah Dau Malang

29 September 2026 - 10:42 WIB

Awas PM2.5, Dokter Piprim: Karhutla Bencana Lingkungan, Juga Ancaman Darurat Kesehatan Anak!

28 September 2026 - 19:57 WIB

Trending di News