Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

20 Persen Aset WNI di Luar Negeri Tak Terdeteksi Pajak, Singapura hingga Swiss Jadi Tujuan

badge-check


					Penghindaran pajak Perbesar

Penghindaran pajak

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Praktisi perpajakan sekaligus Founder DDTC, Darussalam mengungkapkan bahwa sebagian besar kekayaan wajib pajak Indonesia masih sulit dideteksi otoritas pajak karena ditempatkan di luar negeri.

Menurutnya, sekitar 20% aset orang Indonesia di luar negeri hilang dari pengawasan pajak. Hal ini terkonfirmasi dari data tax amnesty pada periode 2016-2017.

“Yang sangat mencengangkan bahwa kegiatan menempatkan aset di negara-negara yang saya sebutkan tadi itu sebanyak sekitar 20% tidak terdeteksi oleh otoritas pajak,” ujar Darussalam dalam Webinar ISEI, Selasa (26/8).

Ia menjelaskan, negara-negara yang menjadi tujuan utama penempatan aset adalah yurisdiksi dengan fasilitas perpajakan rendah, bahkan ada yang nol persen.

Di Asia, wajib pajak RI banyak menempatkan aset di Singapura dan Hong Kong, sementara di Eropa, Swiss masih menjadi destinasi populer.

Darussalam menilai praktik offshore tax evasion ini menjadi tantangan serius bagi Indonesia dalam memperkuat basis pajak.

“Ini yang menjadi tantangan bagi Indonesia bagaimana mendeteksi aset-aset dari subjek pajak dalam negeri Indonesia yang ditempatkan di offshore tax evasion,” katanya. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Operasi Modifikasi Cuaca Jelang Pancaroba di Jatim Akibat Kekeringan

26 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Bahlil Klaim RI Tak Langgar Kontrak Usai Pangkas Gas Singapura

26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Gandrung Sewu 2026 Dongkrak Okupansi Hotel Banyuwangi

25 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Diskon Tiket Pesawat-Kereta Api Ditebar Saat Nataru, Segini Besarannya

25 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu, Pelemahan Berlanjut Empat Hari Berturut-turut

23 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Prabowo Targetkan Kredit Rp400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga pada 2027

23 Oktober 2026 - 19:17 WIB

IHSG Hari Ini: Naik 3 Hari Beruntun, Terbaik Asia

22 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Harga Cabai Rawit Terbang Jadi Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:32 WIB

DP 0% Rumah dan Kendaraan Lanjut 2027

21 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Trending di Nasional