Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Menelisik Akar Terorisne (11): Balas Dendam Tanpa Batas

badge-check


					Ilustrasi. Foto: ist
Perbesar

Ilustrasi. Foto: ist

Penulis: Jacobus E. Lato  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM
Seorang nabi Belanda lainnya mengambil alih tempatnya di Munster. Namanya, Jan Beukels. Ia seorang Puritan dan hedonistis.

Dia menjatuhkan hukuman mati atas semua orang yang bersalah melakukan penghujatan dan pemerkosaan, penipuan dan tindakan subersi lain terhadap hal-hal yang diyakininya sebagai benar.

Dia kemudian menikahi janda cantik Divara dan empat belas wanita muda lainnya.

Kerusuhan di tembok-tembok kota meyebabkan 58 orang anggota komplotan dipancung kepalanya di depan umum.

Beukels juga memaklumkan diri sebagai reinkarnasi Raja Daud dari Israel dan dimahkotai sebagai Raja Seluruh Dunia.

Berhadapan dengan kelaparan, terror di Munster berubah menjadi serangkaian eksekusi mati bagi orang-orang yang mengumpulkan makanan atau bahkan diterapkan atas para isteri yang menolak suaminya di tempat tidur sekalipun.

Sebanyak seperempat dari jumlah korban dipaku di pepohonan. Orang-orang Yang Terpilih berkuasa. Keputusan-keputusan mereka dianggap keadilan.

Seperti ditulis seorang pengikut: ‘Pembalasan dendam tanpa belas kasihan harus dijalankan atas semua orang yang tidak diberi Tanda.’

Tandanya adalah bahwa hanya 144.000 orang suci yang disebutkan dalam Kitab Wahyu yang bakal diselamatkan dari semua penduduk planet ini. Ketika kota itu jatuh ke tangan lawan-lawannya, para warga kota pun dibutuh. Termasuk warga yang beralih menjadi Kristen pun tidak terkecuali.

Dengan demikian, pembunuhan dengan terror suci lain terjadi. Nyaris separuh pria dan separuh wanita serta anak-anak dibantai.

Tatkala Beukels ditanya mengapa mengatakan dirinya Raja Munster dan Seluruh Dunia? Dia menjawab bahwa dia dipanggil Allah dan para nabi.

Penampakan langsung menjadi justifikasinya, sebagaimana terjadi pada begitu banyak pemimpin kultus mesianis yang mengikuti contohnya.

Dia diikat dengan kawat besi pada tiang gantungan, disiksa dengan jepitan-jepitan besi merah panas. Lidahnya diperintahkan untuk dipotong.

Ia kemudian ditikam hingga mati. Sangkar tempat jasadnya diperlihatkan kepada publik masih digantung di luar menara Gereja St. Lambertus yang dibangun kembali. Santo Lambertus adalah santo pelindung kota revolusioner itu.

Seperti berbagai tindakan kerusuhan terakhir melawan kaum Yahudi di Jerman, Luther menganggap penghapusan kaum Annabaptis merupakan perang yang adil.

Meskipun mungkin saja kejam menyiksa para bidaah itu dengan api dan pedang, namun jauh lebih kejam lagi merusak pelayanan Sabda Allah, dan dengan demikian merusak tatasosial.

Kaum Annabaptis Belanda secara paradoks mengajarkan doktrin tentang pembaptisan orang dewasa kepada kaum Mennonit, yang meneruskannya kepada kaum Baptis dan Quaker dengan doktrin-doktrin damai mereka.

Sekte-sekte ini percaya kepada bidaah kuno tentang surga yang baik dan bumi yang rusak, di mana semua orang yang sama-sama beriman kemungkinan hidup dan dibiarkan hidup dengan pemerintahan yang jahat.

Mereka percaya mereka sendiri utusan Allah berkat kontak yang langsung melalui Yesus Tuhan, Namun tidak seperti kaum Annabaptis, mereka memilih tidak menggunakan kekerasan sebagai metode pertahanan mereka kepada tirani.

Masa paling baik dari iman yang tidak kenal kompromi ini terjadi selama Perang-Perang Napoplen, yaitu ketika Parlemen mengakhiri perdagangan budak Inggris serta pasokan warga Afrika hitam yang sangat menggiurkan ke berbagai perkebunan gula di kawasan Karibia pada tahun 1807.

Demikianlah, gerakan spiritual radikal dan teroris membangkitkan kesadaran emansipasi yang sangat luas di kalangan masyarakat. Jika tidak menjadi surga dan bumi maka berbagai gerakan itu akan berperan sebagai suatu kemajuan. (Bersambung).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Piala Dunia 202: Inilah Rundown Pembukaan serta 12 Grup yang Akan Berlaga

10 Juni 2026 - 19:43 WIB

Prihatin Ibu Hamil Meninggal, Prabowo akan Bangun 400 RS Pemerintah dan 10.000 Puskesmas

10 Juni 2026 - 17:47 WIB

Gema BISA Edukasi Makan Bergizi dari 4 Sehat 5 Sempurna Jadi B2SA

10 Juni 2026 - 17:01 WIB

Terkumpul Rp 1,4 Miliar, Terbongkar Praktek Ilegal Uang Dam dan Badal Haji

10 Juni 2026 - 15:50 WIB

Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik, Cek Harga Terbarunya

10 Juni 2026 - 15:20 WIB

Ketua PERABA Jatim Sutoyo: Permendag Mematikan Usaha Perajin Emas dan Perak

10 Juni 2026 - 13:21 WIB

Pasang Kamera di Kamar Mandi Masjid, Pria Gedek Mojokerto Dituntut 4 Tahun Penjara Denda Rp500 Juta

9 Juni 2026 - 20:38 WIB

PT Pegadaian Dinobatkan sebagai Best Company to Work For in Asia untuk Kedelapan Kalinya

9 Juni 2026 - 20:01 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Headline