Menu

Mode Gelap

Headline

Denny Landzaat Injakkan Kaki Pertama Kali ke Maluku, Tempat Kelahiran Ibunya

badge-check


					Awal April 2025, asisten pelatih Timnas PSII, Denny Landzaat meluangkan waktu liburannya ke Maluku, khususnya ke pulau Buru, ke kampung tempat kelahiran ibunya, Tina Salasiwa. Ia disambut massa, diiringi musik tradisional. Instagram@dennylandzaat Perbesar

Awal April 2025, asisten pelatih Timnas PSII, Denny Landzaat meluangkan waktu liburannya ke Maluku, khususnya ke pulau Buru, ke kampung tempat kelahiran ibunya, Tina Salasiwa. Ia disambut massa, diiringi musik tradisional. Instagram@dennylandzaat

Penulis: Mulwarman | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM- MALUKU– Datang untuk pertama kalinya menginjakkan kaki ke Maluku, khususnya ke Pulau Buru, asisten pelatik timnas PSSI, Denny Landzaat mendapat sambutan meriah dari warga pulau awal April 2025.

Ia diarak dari pelabuhan hingga ke rumah saudaranya ibunya yang masih ada di pulau bekas tempat tahanan politik PKI itu. Dia pun dipayungi, bahkan diiringi dengan musik selama jalan kaki ke rumah bibinya.

Momen ini menjadi sorotan publik setelah ia disambut hangat oleh warga setempat. Dalam video yang beredar, Landzaat mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyambutnya dan menyiapkan berbagai hidangan untuknya.  “Terima kasih atas sambutannya dan telah menyediakan banyak makan. Di sini kita pesta-pesta”.

Denny Landzaat, asisten pelatih Timnas PSSI, bersama ibunya Lina Salasiwa, perempuan kelahiran Pulau Buru, Maluku yang menjadi migran ke Belanda. Instagram@deenylandzaat

Denny Landzaat, yang lahir di Amsterdam pada 6 Mei 1976 dan memiliki darah Maluku dari pihak ibunya, menunjukkan kemahirannya dalam berbahasa Indonesia dengan menggunakan dialek khas Maluku saat berinteraksi dengan keluarga dan tetanggan saudraanya. Ini merupakan kunjungan pertamanya ke kampung halamannya dalam suasana lebaran 2025, meskipun ia tidak merayakan lebaran secara langsung.

Sebelum terbang ke Ambon, Landzaat juga terlihat melaksanakan ibadah di salah satu gereja di Jakarta. Ia mengungkapkan rasa syukur saat mendarat di Bandara Namniwel Maluku dan disambut oleh petugas bandara. Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen emosional bagi Landzaat tetapi juga memperkuat ikatan antara dirinya dan komunitas Maluku.

Landzaat terlihat pulang ke Pulau Baru, yang merupakan bagian dari daerah asal keluarganya. Ia disambut hangat oleh warga setempat, menunjukkan kedekatannya dengan komunitas di sana. Ia datang ke pulau Buru, karena ibunya bernama Tina Salasiwa adalah perempuan yang lahir di pulau itu.

Nama desa tempat asal ibu Denny Landzaat adalah Pulau Buru, Maluku. Ibunya, yang bernama Tina Salasiwa, berasal dari daerah tersebut.

Tina Salasiwa, ibu Denny Landzaat, pergi ke Belanda pada usia dua tahun bersama ribuan orang lainnya, termasuk tentara yang terlibat dalam konflik antara Belanda dan Indonesia. Keberangkatan ini terjadi setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia dan merupakan bagian dari gelombang emigrasi yang melibatkan banyak orang dengan latar belakang serupa.

Tina Salasiwa memiliki darah Maluku dan merupakan bagian dari komunitas yang mengalami tantangan sosial dan politik di Indonesia pada masa itu. Dalam beberapa wawancara, Denny Landzaat mengungkapkan rasa keterikatan emosionalnya dengan masyarakat Maluku dan sejarah keluarganya. Meskipun ia lahir di Amsterdam, Landzaat merasa bangga dengan warisan Malukunya dan sering berbicara tentang pentingnya identitas tersebut dalam hidupnya.

Biodata
Nama Lengkap: Denny Domingues Landzaat

Tanggal Lahir: 6 Mei 1976

Tempat Lahir: Amsterdam, Belanda

Usia: 48 tahun

Tinggi: 178 cm

Posisi Bermain: Gelandang bertahan

Karier Sepak Bola
Karier Klub
Denny Landzaat memulai karier profesionalnya di Ajax pada tahun 1995, meskipun hanya tampil satu kali di tim utama. Ia kemudian bermain untuk beberapa klub ternama Eropa, termasuk:

MVV Maastricht (1996-1999): 102 penampilan, 10 gol

Willem II (1999-2003): 139 penampilan, 38 gol

AZ Alkmaar (2003-2006): 79 penampilan, 22 gol

Wigan Athletic (2006-2008): 52 penampilan, 5 gol

Feyenoord (2008-2010): 38 penampilan, 5 gol

FC Twente (2010-2013): 50 penampilan, 2 gol

Willem II (2014): 9 penampilan, 0 gol

Total, ia mencatatkan 461 penampilan dan mencetak 82 gol selama kariernya di level klub.

Karier Internasional
Landzaat juga berkontribusi untuk Timnas Belanda antara tahun 2001 hingga 2008 dengan mencatatkan 38 penampilan dan mencetak satu gol. Ia merupakan bagian dari skuad Belanda yang berlaga di Piala Dunia 2006.

Karier Kepelatihan
Setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 2014, Landzaat beralih ke dunia kepelatihan. Ia telah menjabat sebagai asisten pelatih di berbagai klub dan tim muda:

AZ Alkmaar U21 (2014-2018)

Feyenoord (2018)

Al-Ittihad (2019-2020)

Willem II (2021)

Al-Taawoun (2022)

Lech Poznań (2022-2024).

Asisten Pelatih PSSI (Maret 2025) **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Grand Max, Pikup dan Truk Jatuh ke Jurang 50 M, Longsor di Ngadiwono Bromo

2 Maret 2026 - 23:19 WIB

Drone Iran Terjang Kilang Ras Tanura Arab Saudi Terbakar, Harga Minyak Naik 10 %

2 Maret 2026 - 22:32 WIB

3 Maret 2026, Bangsa Indonesia Bisa Nonton Gerhana Blood Moon Paling Indah

2 Maret 2026 - 22:14 WIB

Selat Hormuz Memanas, Kargo Minyak RI dari Arab Ketahan

2 Maret 2026 - 21:25 WIB

564 Ribu Tiket KA Lebaran Terjual, Sisa 89 Ribu Kursi

2 Maret 2026 - 20:44 WIB

Gondola Terombang-ambing Angin Saat Hujan Deras, Dua Pekerja Apartemen Ascott Surabaya Tewas dan Luka-luka

2 Maret 2026 - 20:41 WIB

Ramadhan Bareng Tring! Tiga Hari Ajang Transaksi Halal di Pegadaian Penuh Hadiah

2 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tiga Hari Berkabung Nasional: Mantan Wapres RI Try Sutrisno Tutup Usia 90 Tahun

2 Maret 2026 - 16:19 WIB

Cara Bikin Setup Nanas Cocok untuk Buka Puasa

2 Maret 2026 - 14:47 WIB

Trending di Life Style