Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Viral Bjorka Ungkap Data Nasabah Bocor, BCA Buka Suara

badge-check


					Ilustrasi Bank BCA Perbesar

Ilustrasi Bank BCA

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan kabar yang menyebut data nasabah tersebar tidak benar. Perusahaan juga memastikan data nasabah tetap aman.

Hal tersebut sebagai respons atas dugaan bocornya data nasabah. Melalui akun X, Bjorka menyebut BCA menjadi target kelompok ransomware. Bjorka juga mengunggah tangkapan layar terkait akses dan database BCA Mobile.

Corporate Communication & Social Responsibility, Hera F Haryn memastikan, informasi yang menyebut data nasabah tersebar tersebut ialah tidak benar.

“Sehubungan dengan informasi di media sosial yang mengklaim adanya data nasabah BCA yang tersebar, kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Saat ini, kami memastikan bahwa data nasabah tetap aman,” kata Hera dalam keterangannya yang diterima detikcom, Kamis (6/2/2025).

Ia juga meminta nasabah berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan BCA dengan berbagai modus penipuan yang bertujuan memgambil data nasabah.

“Jangan pernah bagikan data pribadi perbankan yang bersifat rahasia seperti BCA ID, password, One Time Password (OTP), dan Personal Identification Number (PIN), kepada siapapun. Nasabah juga diharapkan mengubah PIN dan password secara berkala,” kata Hera.

Hera menegaskan, BCA telah melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis. Selain itu, BCA juga melakukan berbagai mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah. “BCA senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis serta mitigasi risiko,” tutupnya.

Untuk diketahui, Bjorka mengatakan Bank BCA dalam ancaman kelompok ransomware. Tak hanya BCA, unggahan @bjorkanesiaaa juga mengatakan BSI dan perbankan Indonesia lainnya juga akan menjadi target kelompok ransomware.

“@BankBCA sebuah kejutan bagi perbankan di Indonesia, jika mereka tidak segera merespon hal ini maka Bank BCA akan mengalami pelanggaran besar. bank bsi dan bcia menjadi target kelompok ransomware, dan mungkin mereka akan menargetkan semua bank di Indonesia,” tulis @bjorkanesiaaa dikutip Kamis (6/2/2025).***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Komdigi Temukan Ribuan Rekening Bank & Akun E-Wallet Terindikasi Judi Online, BCA Terbanyak

15 Juli 2026 - 19:47 WIB

Bupati Gresik Pulangkan.Puluhan Anak Pekerja Migran di Malaysia

14 Juli 2026 - 10:52 WIB

Babak Baru Kasus Penipuan PPPK Pemkab Gresik, Staf Dinas PMD Jadi Tersangka

14 Juli 2026 - 09:54 WIB

Jangan Panik! Beras Anda Aman dari Kutu dengan Trik Sederhana

13 Juli 2026 - 20:22 WIB

Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina, BP, Shell, dan VIVO

13 Juli 2026 - 20:07 WIB

5 Kereta Api Ini Menjalani Relasi Terjauh di Indonesia

12 Juli 2026 - 19:05 WIB

Langkah-Langkah Menjaga Kesehatan di tengah Fenomena El Nino

12 Juli 2026 - 18:55 WIB

Trending di Nasional