Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Tukin tak Dibayar Sejak 2020, Aliansi Dosen ASN Gelar Demo

badge-check


					Peserta aksi demo saat aksi di depan Patung Kuda, Jakarta, Senin (3/2/2025). (Foto: Antara/Khaerul Izan) Perbesar

Peserta aksi demo saat aksi di depan Patung Kuda, Jakarta, Senin (3/2/2025). (Foto: Antara/Khaerul Izan)

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM-Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) menggelar aksi di depan kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, menuntut pemerintah segera membayarkan tunjangan kinerja (Tukin) yang tidak dibayarkan sejak 2020.

“Kami ingin memastikan tunjangan kinerja untuk dosen 2025 itu dianggarkan oleh pemerintah,” ujar Ketua ADAKSI Pusat Anggun Gunawan di Jakarta, Senin (3/2/2025).

Menurut dia, Tukin untuk dosen ASN yang masuk di bawah Kemdiktisaintek belum dibayarkan dan itu berlangsung dari 2020 hingga 2024.

Ia menjelaskan penyampaian pendapat ini merupakan bentuk kekecewaan para dosen yang tidak menerima hak mereka selama bertahun-tahun.

Tukin ini, kata Anggun, merupakan bagian dari isu kesejahteraan para dosen dan diharapkan nantinya pemerintah bisa menganggarkan untuk semua dosen.

“Kami memperjuangkan terkait dengan Tukin untuk semua. Bukan hanya untuk sebagian,” tegasnya.

Anggun menambahkan kementerian sudah menyatakan bahwa mereka hanya punya uang Rp2,5 triliun dan kalau dihitung, itu hanya bisa untuk sekitar 30.000 dosen.

Padahal, menurut dia, semua ASN yang berada di bawah Kemdiktisaintek berjumlah lebih dari 80 ribu orang, untuk itu ini yang perlu diperjuangkan bukan hanya bagi sebagian saja.

“Kami menuntut agar negara ini membayarkan hak kami sejak 2020, Tukin itu tidak pernah dibayarkan oleh negara. Selama ini, pegawai lain, dosen di kementerian lain, kemudian juga pekerjaan yang di kampus, seperti laboran, pustakawan dan lainnya itu dibayarkan Tukinnya,” tuturnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Togar Mangihut Simatupang mengatakan pihaknya menyiapkan tiga langkah dalam menanggapi Aliansi Dosen yang menggelar aksi di Istana Merdeka hari ini, Senin, 3 Februari 2025.

“(Aksi) diharapkan tidak mengganggu layanan publik, terutama tugas perkuliahan dan tridharma lainnya,” kata Togar saat dihubungi oleh Tempo pada Senin, 3 Februari 2025.

Adapun langkah tersebut, pertama, kata Togar, adalah memantau perkembangan aksi yang dilakukan oleh Adaksi. Meskipun ia mengaku bahwa langkah ini bukan merupakan langkah yang optimal.

Kedua, Togar mengimbau agar ASN tetap menjadi teladan. Ia menekankan bahwa dosen ASN maupun P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) memiliki kode etik yang harus dijunjung, sehingga perlu bersikap santun dan objektif.

Selain itu, Togar juga menyatakan bahwa pihaknya akan meminta klarifikasi dari pimpinan masing-masing perguruan tinggi mengenai apakah para dosen ASN tersebut telah mendapatkan izin untuk turun ke jalan dan menggelar aksi. “Atau menggunakan kanal yang tersedia dalam komunikasi yang sehat,” kata dia.

Ia memang mengaku prihatin terhadap aksi demonstrasi tersebut lantaran aparatur sipil negara, termasuk dosen, pada dasarnya mempunyai mekanisme sendiri dalam menyampaikan aspirasinya.

“Kami tetap apresiasi pilihan yang diambil walaupun ada konsekuensi yang kurang positif,” tuturnya.

Ia juga menyarankan kepada dosen ASN untuk menyampaikan aspirasi mereka melalui jalur yang tersedia secara hierarkis, dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku serta bersikap objektif. Menurut Togar, dosen ASN di Kemendiktisaintek juga perlu memahami batasan yang telah ditetapkan. ***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ramai Boikot Produk RI di Malaysia hingga Pemerintah Buka Suara

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Resmi Terbit! Perpres Ojol Atur Biaya Platform Maksimal 8 Persen

8 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Penjualan Sepeda Motor September 2026 Melonjak 15,37%, Tembus 654 Ribu Unit

8 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Sembilan Hakim MK Kini Menghadapi Sidang Etik di MKMK

8 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Waspada Impostor Content: Modus Baru Penipuan Digital yang Catut Nama Pejabat

7 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Mendag Ungkap Penyebab Harga Kedelai Mahal

6 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Menanti Kehadiran Nusron Wahid di Meja Saksi KPK Pekan Ini

6 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Trending di Nasional