Menu

Mode Gelap

News

Terus Semburkan Lava, Gunung Merapi Berstatus Siaga III

badge-check


					Aktivitas gunung Merapi, hingga saat ini masih berbahaya dengan Status Suaga III. Terus menemburkan lava, hingga Minggu 26 April 2026. Foto: ist Perbesar

Aktivitas gunung Merapi, hingga saat ini masih berbahaya dengan Status Suaga III. Terus menemburkan lava, hingga Minggu 26 April 2026. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SLEMAN— Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah itu terus mengeluarkan guguran lava pijar, disertai gempa vulkanik dan pertumbuhan kubah lava, sementara status Siaga Level III masih diberlakukan.

Menurut laporan pengamatan BPPTKG, aktivitas guguran dan luncuran lava masih dominan, dengan sebaran material mengarah ke sektor selatan-barat daya dan tenggara.

Dalam pemantauan terbaru, kubah lava juga masih menunjukkan pertumbuhan, sehingga potensi guguran dan awan panas guguran tetap perlu diwaspadai.

Kronologi peristiwa

1. 6 April 2026
BPPTKG mencatat aktivitas Merapi masih tinggi, dengan 149 kali gempa guguran dan 103 gempa hybrid/fase banyak dalam satu hari pengamatan. Status gunung tetap Level III atau Siaga.

2. 10–16 April 2026
Dalam periode pengamatan sepekan, BPPTKG melaporkan 7 kali awan panas guguran. Aktivitas vulkanik tetap intens dan ancaman erupsi efusif masih berlanjut.

3. 21 April 2026
BPPTKG mencatat 13 kali guguran lava mengarah ke barat daya meliputi Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Boyong, dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter. Dalam enam jam terakhir hari itu juga tercatat 18 kali guguran lava menuju Kali Krasak.

4.  22 April 2026
Tercatat 9 kali semburan lava pijar mengarah ke Sungai Sat dan Sungai Putih dengan jarak luncur sekitar 1,8 km.

5.  23 April 2026
Aktivitas meningkat lagi dengan 16 kali semburan lava pijar ke arah Sungai Sat dan Sungai Putih, serta gempa guguran dan gempa hybrid yang masih tinggi.

6.  25 April 2026
Pada pagi hari, dilaporkan 16 kali semburan lava pijar ke arah Sungai Krasak dengan jarak luncur maksimum 2 km, disertai 33 kali gempa guguran dan 12 kali gempa hybrid. [1]

7.  25 April 2026,
Dalam laporan lain, Merapi juga tercatat menyemburkan lava pijar 4 kali dengan jarak luncur hingga 2 km ke arah Sungai Sat dan Sungai Putih, disertai 44 kali gempa guguran, 18 kali gempa hybrid, dan 1 kali gempa vulkanik dangkal.

Pertumbuhan kubah lava

Hasil survei drone pada 27 Maret 2026 menunjukkan Kubah Barat Daya masih bertambah, dengan penambahan volume sekitar 34.600 meter kubik hingga mencapai 4.055.300 meter kubik.

Sementara itu, Kubah Tengah dilaporkan stabil di angka 2.368.800 meter kubik.

Pertumbuhan kubah lava ini menjadi salah satu indikator utama bahwa aktivitas Merapi belum mereda.

Dalam situasi seperti ini, guguran material dari kubah bisa terus terjadi sewaktu-waktu, terutama jika dipicu kondisi cuaca, kemiringan tubuh kubah, dan aktivitas kegempaan. [1][10]

Status dan potensi bahaya

Status Siaga Level III masih berlaku untuk Merapi sejak 5 November 2020. BPPTKG menetapkan zona bahaya di sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong hingga 5 km serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 km, sedangkan di sektor tenggara meliputi Sungai Woro hingga 3 km.

Masyarakat diminta tidak beraktivitas di area bahaya dan tetap mewaspadai lahar hujan, terutama saat turun hujan di kawasan puncak atau daerah aliran sungai berhulu Merapi. Aktivitas wisata, pendakian, maupun kegiatan di bantaran sungai yang masuk zona rawan tetap berisiko tinggi.

Inti peristiwa

– Aktivitas Merapi masih tinggi sepanjang pekan ini.
– Guguran lava pijar dan gempa vulkanik masih dominan.
– Kubah lava barat daya masih tumbuh dan menjadi sumber utama guguran.
– Status gunung tetap Siaga Level III dengan radius bahaya yang belum berubah.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri-9) Ketergantungan Massal Candu di Batavia

26 April 2026 - 16:54 WIB

Hasto Wardoyo akan Sweeping seluruh Penitipan Anak dan PAUD di Yogyakarta, Pasca Kasus Little Areshsa

26 April 2026 - 12:40 WIB

Trump Jatuh Tersandung: Damn, Carpet! Ahmed Khalil Berhasil Tetobos Top Securiy Gedung Putih Mengulang Trauma 9/11

26 April 2026 - 11:31 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

Terjadi Penembakan, Trump dan Istri Dievakuasi ke Luar Acara Jamuan Makan Malam

26 April 2026 - 09:30 WIB

Bocah Titipan Diikat, Polisi Yogya Gerebek Daycare Little Aresha Tangkap 30 Orang Pengurus

26 April 2026 - 01:23 WIB

Hearing DPRD Jombang dan TACB: Buka Fakta Sejarah Ternyata Bung Karno Lahir di Ploso

25 April 2026 - 12:15 WIB

Sudah sejak enam tahun silam TACB, pemerhati sejarah Jombang telaj melakukan penelitian sosok Bung Karno tokoh fenomenal dunia. Hasilnya mereka telah temukan bukti otentik besluid bahwa Bung Karno lahir di Ploso Jombang, tahun 1902. Foto: instagram@binhad_nurohmat

23 Siswa SDN 7 Rumbia Jeneponto Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Keracunan Menu MBG

25 April 2026 - 10:30 WIB

Gerindra Kaltim Desak Rudy Mas’ud Cabut Pernyataan: Pengangkatan Hijrah Sama dengan Hashim

25 April 2026 - 09:55 WIB

Trending di News