Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Pria Sehat Alami Gagal Ginjal Akibat Okratoksin dalam Kopi

badge-check


					Ilustrasi pemasakan kopi Perbesar

Ilustrasi pemasakan kopi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Meskipun memiliki gaya hidup sehat, pria berusia 50 tahun itu menderita gagal ginjal stadium akhir karena kebiasaan minum kopi.

Informasi kasus ini dibagikan oleh Dr. Hong Vinh Tuong, seorang ahli nefrologi di Rumah Sakit Umum Tam Quan (Taiwan), pada tanggal 4 Januari. Kisah ini menjadi peringatan tentang potensi risiko kesehatan akibat kebiasaan makan yang tidak aman.

Banyak orang yang menjalani gaya hidup sehat sering memilih kopi hitam sebagai minuman untuk membantu mereka tetap waspada dan meningkatkan metabolisme. Pria berusia 50-an dalam kisah Dr. Hong Vinh Tuong tidak terkecuali. Ia sangat memperhatikan kesehatannya, menjauhi rokok dan alkohol.

Pasien dirawat di ruang gawat darurat setelah tiba-tiba pingsan saat jogging di pagi hari. Hasil tes menunjukkan bahwa laju filtrasi glomerulus (eGFR) telah turun di bawah 10. Karena pasien tidak memiliki riwayat diabetes, hipertensi, atau asam urat, Dr. Hong Vinh Tuong meneliti lebih dalam kebiasaan gaya hidup mereka.

Dokter menemukan bahwa pasien tersebut memiliki kebiasaan membeli biji kopi dalam jumlah besar setiap kali ada obral untuk menimbunnya. Ia menyimpannya dalam waktu lama, bahkan ketika biji kopi tersebut telah berubah warna dan berjamur, ia tetap menggunakannya tanpa ingin membuangnya. Akibat konsumsi kopi berjamur dan busuk dalam jangka panjang, sejumlah besar okratoksin menumpuk di tubuhnya, menyebabkan kerusakan ginjal tanpa disadarinya.

Pasien tersebut mengira bahwa hanya dengan menyeduh kopi menggunakan air mendidih 100°C akan membunuh semua bakteri. Namun, okratoksin hanya terurai pada suhu di atas 280°C. Air mendidih 100°C sama sekali tidak berpengaruh pada racun ini.

Ketika okratoksin masuk ke dalam tubuh, ia memusatkan serangannya dan merusak ginjal melalui tiga mekanisme: mengaktifkan respons inflamasi yang menyebabkan nekrosis sel, melumpuhkan proses metabolisme tubulus ginjal, dan menyebabkan fibrosis ginjal kronis.

Dokter juga menyarankan masyarakat bahwa okratoksin berkembang biak di lingkungan yang panas dan lembap (suhu sekitar 25°C, kelembapan di atas 18,5%). Ini adalah kondisi ideal untuk pertumbuhan jamur. Mencoba menghemat uang dengan membuang makanan yang busuk tidak hanya tidak ekonomis tetapi juga membahayakan kesehatan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cinta Laura Beradegan Intim di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

17 Juli 2026 - 21:01 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Tate McRae Curi Perhatian saat Bawa Bola Pertandingan Piala Dunia

15 Juli 2026 - 20:24 WIB

Jalan-jalan Sambil Kentut”Rahasia” Penuaan yang Sehat

13 Juli 2026 - 20:33 WIB

Shakira Tampil Memesona di Miami, Penampilannya Jadi Perbincangan

12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Demi Kung Fu Soccer, Dilraba Dilmurat Naik 9 Kg dan Bentuk Tubuh Atletis

9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Wisata Jeep Merapi, Menikmati Alam dan Kisah di Balik Erupsi

8 Juli 2026 - 19:42 WIB

Waspada, Katarak Bisa Menyerang Usia Muda

8 Juli 2026 - 19:18 WIB

Fans Brasil Viral, Menarik Perhatian dengan Penampilan Bikini

7 Juli 2026 - 19:08 WIB

Trending di Life Style