Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Presiden Prabowo Umumkan Langkah Tegas setelah Demo Ricuh

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto menginstruksi kepada jajaran TNI, Polri, Bea Cukai, untuk melakukan operasi besar besaran menangkap penyeludupan di 1000 titik tambang timah di wilayah Bangka Belitung, Senin 29 September 2025. Foto: dok/ kredoneww.com Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menginstruksi kepada jajaran TNI, Polri, Bea Cukai, untuk melakukan operasi besar besaran menangkap penyeludupan di 1000 titik tambang timah di wilayah Bangka Belitung, Senin 29 September 2025. Foto: dok/ kredoneww.com

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto mengumumkan sejumlah langkah tegas seusai demo ricuh di sejumlah daerah.

Prabowo mengatakan, aparat kepolisian kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota Brimob penabrak sopir ojol, Affan Kurniawan. Insiden yang memicu gelombang kemarahan publik ini mendapat perhatian langsung dari kepala negara.

Dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025), Prabowo menekankan agar proses hukum berlangsung terbuka dan dapat dipantau publik.

“Proses pemeriksaan ini saya minta dilakukan dengan cepat, transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik,” ujar Prabowo.

Tak hanya menyoroti kasus hukum yang menimpa Affan Kurniawan, Presiden juga menyampaikan bahwa pimpinan partai politik telah mengambil sikap tegas terhadap anggota DPR yang sebelumnya mengeluarkan pernyataan keliru di hadapan publik. Langkah korektif ini mulai berlaku Senin (1/9/2025).

Lebih jauh, Prabowo mengungkapkan bahwa para pimpinan DPR telah menyepakati sejumlah kebijakan penting. Beberapa di antaranya adalah pencabutan tunjangan tertentu bagi anggota DPR serta moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

“Kemudian, para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri,” tegasnya.

Pernyataan Prabowo ini menegaskan komitmen pemerintah untuk merespons cepat kritik publik sekaligus mendorong reformasi lembaga legislatif.

Di satu sisi, Prabowo meminta Polri bersikap transparan dalam mengusut kasus Brimob penabrak sopir ojol, sementara di sisi lain mendukung langkah DPR melakukan evaluasi internal, mulai dari soal tunjangan wakil rakyat hingga pembatasan perjalanan dinas ke luar negeri.***

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga BBM Pertamax Diramal Naik Rp300—Rp550 pada September 2026

31 Agustus 2026 - 19:05 WIB

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Cuaca Panas di Sidoarjo Belum Reda, Musim Hujan Datang Akhir Oktober

30 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Rayakan Anniversary, PT Surya Sarana Sentosa Berbagi ke Anak Yatim dan Dukung Program Prabowo

29 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Modal Pengalaman 3 Tahun di Ditlantas Polda Jatim, AKP Septia Resmi Jabat Kasatlantas Kediri Kota

28 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Honda Surabaya Center Incar 120 SPK di GIIAS Surabaya 2026

27 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Pasar Mi Instan Indonesia Susut 14,54 Miliar Porsi

27 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Trending di Nasional