Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Ketersediaan sapi siap potong di kandang penggemukan (feedlot) semakin terbatas.

Kondisi tersebut berpotensi menjaga harga daging sapi tetap tinggi hingga beberapa bulan ke depan, terutama di tengah produksi dalam negeri yang belum mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Ketua Umum Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) Asnawi mengatakan, stok sapi di feedlot saat ini diperkirakan hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar hingga sekitar November 2026.

Menurut dia, terbatasnya pasokan sapi siap potong menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga daging sapi di tingkat konsumen.

“Saat ini sudah banyak importir sapi yang angkat bendera putih,” kata Asnawi kepada Kontan.co.id, Minggu (30/8/2026).

Tekanan pasokan tersebut tercermin dari harga daging sapi yang telah berada di atas harga acuan pemerintah.

Berdasarkan Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 23 Agustus 2026, rata-rata harga daging sapi di tingkat konsumen mencapai Rp 144.682 per kilogram (kg), lebih tinggi dibandingkan Harga Acuan Pembelian (HAP) sebesar Rp 140.000 per kg.

Asnawi menjelaskan, keterbatasan pasokan sapi juga berkaitan dengan rendahnya konversi bobot ternak menjadi daging. Dari bobot hidup sapi, persentase karkas setelah penyembelihan hanya sekitar 48,2%.

Artinya, tidak seluruh bobot hidup sapi dapat menjadi daging yang siap dikonsumsi. Kondisi ini membuat kebutuhan sapi hidup menjadi jauh lebih besar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging nasional.

Ketergantungan Impor Masih Tinggi

Asnawi memperkirakan kebutuhan daging sapi nasional mencapai sekitar 756.000 ton per tahun.

Perhitungan tersebut mengacu pada jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa dengan konsumsi daging sekitar 2,7 kg per kapita per tahun.

Dengan asumsi rata-rata bobot sapi siap potong sekitar 175 kg per ekor, kebutuhan sapi siap potong mencapai sekitar 4,3 juta ekor per tahun.

Menurut Asnawi, kapasitas produksi dalam negeri belum cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Bahkan, dia menilai porsi produksi domestik yang mampu memenuhi kebutuhan nasional perlu dikaji kembali.

“Pemerintah menyampaikan produksi dalam negeri mampu memenuhi sekitar 60% kebutuhan, tetapi menurut kondisi objektif di lapangan, angkanya perlu dikaji ulang. Kemampuan pasokan dalam negeri diperkirakan hanya sekitar 40%, sedangkan 60% sisanya harus dipenuhi melalui impor,” lanjut Asnawi.

Ketergantungan terhadap impor membuat harga daging sapi domestik sensitif terhadap perubahan kondisi pasar global.

Persaingan mendapatkan sapi dari negara pemasok seperti Australia juga semakin ketat karena negara lain kini menghadapi persoalan pasokan serupa.

“Saat ini kompetitor dari berbagai negara juga membutuhkan pasokan sapi dari Australia,” imbuhnya.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jasa Marga Ungkap Daftar Jalan Tol Baru yang Siap Beroperasi

9 September 2026 - 19:17 WIB

1.845 KK di Surabaya Tercatat Turun Kelas Desil

9 September 2026 - 19:06 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp92.400 per Kg, Ini Daftar Harga Pangan Nasional

9 September 2026 - 18:49 WIB

Beras SPHP Ganti Nama Jadi Beras Kita

8 September 2026 - 18:46 WIB

8 Bandara Kembali Dibuka, BMKG Pastikan Negatif Abu Vulkanik

8 September 2026 - 18:20 WIB

KAI Tambah Tiga Perjalanan Kereta Menuju Jakarta

7 September 2026 - 20:10 WIB

Purbaya Masih Bimbang Terapkan Cukai Minuman Berpemanis di 2027

7 September 2026 - 19:49 WIB

Beras RI Kalah Murah dari Thailand-Vietnam, Mentan: Subsidi Kita Kecil

7 September 2026 - 19:37 WIB

Indonesia Dikepung Erupsi: Gunung Semeru dan Anak Krakatau Meletus Bersamaan Hari Ini

6 September 2026 - 19:16 WIB

Trending di Nasional