Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Anggaran Hampir Rp 7 T, Purbaya Kecewa Data DTSEN Morat-marit

badge-check


					Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: ig@purbayamedia Perbesar

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: ig@purbayamedia

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kecewa dengan kualitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang masih belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil masyarakat alias morat-marit tak akurat.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons keluhan banyaknya warga yang masuk dalam kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi atau Desil 9 dan 10, meski kondisi ekonominya dinilai tidak mencerminkan kategori tersebut.

“Makanya sedang diperbaiki itu data DTSEN-nya. Saya ngeluarin uang cukup banyak loh untuk ke BPS tahun ini ya,” ujar Purbaya kepada awak media di kantornya, Rabu (26/8/2026).

Purbaya mengatakan pemerintah sebenarnya telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk DTSEN dan sensus ekonomi yang berkaitan dengan pendataan masyarakat dengan anggaran mencapai hampir Rp 7 triliun.

“Jadi data DTSEN sama sensus ekonomi itu kalau nggak salah hampir Rp 7 triliun, Rp 7 triliun lebih sedikit,” ujar Purbaya

Baca Juga: Destry Tegaskan Independensi BI Tak Akan Terkikis oleh Sinergi dengan Pemerintah

Menurut Purbaya, pemerintah juga telah memenuhi permintaan tambahan anggaran dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal tahun. Tambahan anggaran tersebut diberikan untuk memastikan kualitas DTSEN dapat diperbaiki.

Dengan dukungan anggaran tersebut, Purbaya berharap kualitas DTSEN pada tahun depan akan lebih baik dan lebih mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Tahun depan harusnya sih akan lebih baik. Kalau salah satu dua kan biasanya selalu ada kalau disurvei ya, tapi saya harapkan tahun depan lebih rapi,” katanya.

Perbaikan DTSEN menjadi semakin penting karena pemerintah mulai menggunakan data berdasarkan desil sebagai salah satu dasar dalam penerapan kebijakan subsidi.

Salah satunya adalah rencana pembatasan penyaluran Pertalite bagi masyarakat yang masuk dalam Desil 9 dan 10. Artinya, jika data tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat yang seharusnya masih membutuhkan subsidi berpotensi ikut terdampak pembatasan tersebut.

Purbaya mengatakan pemerintah saat ini masih menyiapkan sistem untuk memastikan kebijakan tersebut dapat berjalan dengan menggunakan data yang lebih akurat.

“Nanti kita lihat dinamika ekonominya dan masyarakat ya. Tapi kita semua siapkan sistemnya. Nanti kalau sudah siap, ya sudah kita jalankan,” ujar Purbaya.

Baca Juga: Destry Damayanti Janji Perkuat Keamanan QRIS Jika Terpilih Jadi Gubernur BI

Di sisi lain, Purbaya memastikan pemerintah masih membuka ruang untuk menangani masyarakat yang mengalami ketidaksesuaian data sembari menunggu pembaruan data DTSEN.

“Kalau yang gitu kan pasti nggak semuanya kan, berapa orang… kalau ada masalah ya kita, let’s say belum sampai DTSEN yang baru keluar, kita akan handle case by case,” jelas Purbaya.***

Perbaikan data diharapkan dapat membuat penyaluran subsidi maupun bantuan sosial lebih tepat sasaran dan mengurangi risiko masyarakat yang sebenarnya membutuhkan justru kehilangan akses terhadap bantuan atau subsidi.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Kemnaker Resmi Buka Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Angkatan II 2026

27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Gresik Bangkitkan Kembali Jaga Ketertiban Dalam Masyarakat Melalui Aslinmas

27 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polres Gresik Resmi Gelar Operasi Patuh Semeru 2026

27 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Operasi Modifikasi Cuaca Jelang Pancaroba di Jatim Akibat Kekeringan

26 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Trending di Nasional