Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Prabowo: ‘Indonesia Gelap’ Hanya Rekayasa dan Propaganda Koruptor

badge-check


					Presiden Prabowo di Kongres PSI Perbesar

Presiden Prabowo di Kongres PSI

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa arah pembangunan nasional saat ini berjalan sesuai jalur dan menampik narasi pesimistis yang menyebut kondisi Indonesia sedang dalam situasi suram.

Ia bahkan menyebut kampanye bertajuk “Indonesia Gelap” sebagai propaganda yang direkayasa oleh pihak-pihak yang ingin menggoyang stabilitas bangsa.

“Saya diberi laporan oleh Menteri Investasi, investasi Indonesia bulan ini sudah mencapai target. Bahkan, APBN 2025 kita sudah mencapai target pada bulan Agustus ini—empat bulan sebelum akhir tahun,” ucap Prabowo saat menutup Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (20/7) malam, dikutip dari Antara.

Presiden mengecam narasi “Indonesia Gelap” yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Ia menyebut kampanye itu sebagai propaganda yang disebarkan lewat media sosial, buzzer, serta pakar bayaran.

“Memang ada usaha menggunakan teknologi, menggunakan uang, media sosial, membayar pakar-pakar, menyebarkan nyinyir dan pesimisme. Saya geleng-geleng kepala, ada yang mengaku pintar, mengaku pemimpin, tapi justru menyebarkan pesimisme. Indonesia gelap katanya,” kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Tagar #IndonesiaGelap sempat menjadi trending topic di media sosial X pada 17 Februari 2025. Warganet menggunakan tagar ini untuk menyoroti berbagai persoalan seperti harga pangan, ketenagakerjaan, dan isu kebebasan sipil di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut bahwa bahkan aksi-aksi demonstrasi bertajuk “Indonesia Gelap” juga didanai oleh kelompok koruptor. Ia menilai, pihak-pihak tersebut menginginkan Indonesia tetap dalam keadaan gaduh dan miskin.

“Yang membiayai demo-demo itu ya koruptor-koruptor itu. Mereka ingin Indonesia selalu gaduh, Indonesia selalu miskin,” tegasnya.

Kepala Negara juga menantang warga yang menyarankan untuk meninggalkan Indonesia dan mencari kehidupan di luar negeri.

“Indonesia gelap, kabur aja deh? Yo kabur aja loh. Emang gampang hidup di luar negeri? Dikejar-kejar juga di situ. Itu semua rekayasa. Dibayar oleh siapa? Ya mereka yang tidak ingin negeri ini tenang,” lanjutnya.

Di akhir pidatonya, Prabowo kembali menegaskan optimismenya terhadap masa depan Indonesia dengan kekayaan yang begitu besar. Ia menyebut bahwa tantangan memang ada, namun situasinya masih terkendali dan penuh harapan.

“Indonesia gelap? Sorry ye. Indonesia cerah. Masa depan Indonesia cerah. Saya sudah lihat angka-angkanya,” sebutnya dengan nada optimistis.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

Beroperasi Pakai Ambulans, Petugas Satpol PP Tangkap Pencuri Bangku di Taman Mundu Surabaya

9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Diduga Praktek Mafia Hukum, Istri Cari Keadilan Tiba-tiba Jadi Pengaju Gugatan Cerai di PA Karawang

9 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Trending di News