Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

MJO Sebabkan Angin Kencang di Jatim Diperkirakan Hingga 5 Februari

badge-check


					Sampai 5 Februari Jatim dilanda angin kencang/Ist Perbesar

Sampai 5 Februari Jatim dilanda angin kencang/Ist

Penulis: Sapteng Nunggal | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, MALANG-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi angin kencang di Kota Malang dan sekitarnya bakal terjadi hingga 5 Februari 2025 mendatang. Seperti yang diketahui, angin kencang di Kota Malang dirasakan sejak 30 Januari 2025 lalu.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi (Staklim) Jawa Timur Linda Fitrotul Muzayanah mengatakan, fenomena angin kencang ini diakibatkan gangguan atmosfer. Yakni adanya Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby.

Linda mengatakan, kondisi tersebut memicu peningkatan kecepatan angin, serta memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Ia menambahkan, kondisi tersebut juga didukung dengan aktifnya monsun asia.

“Diprakirakan terbentuknya daerah siklonik di wilayah Samudra Hindia sebelah selatan Jatim yang mendukung terbentuknya daerah konvergensi dan peningkatan pertumbuhan awan hujan di Jatim,” ujar Linda.

Kondisi tersebut terjadi hampir merata di seluruh wilayah Jawa Timur. Dan diperkirakan bakal berlangsung hingga sepekan sejak 30 Januari 2025 lalu, atau diperkirakan hingga 5 Februari 2025 mendatang.

“Hal ini akan berlangsung hingga 5 Februari 2025,” imbuh Linda.

Dirinya menjelaskan, berdasarkan catatan yang direkam oleh Staklim Jawa Timur di Karangploso, kecepatan angin tercatat 15 knot. Atau setara dengan 30 kilometer per jam. BMKG pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

“Karena beberapa hari ini juga sudah banyak kan laporan di berbagai wilayah di Jawa terjadi hujan deras, angin kencang dan berdampak longsor,” tuturnya.

Meskipun sebenarnya, kriteria yang perlu diwaspadai adalah kecepatan angin di atas 45 kilometer per jam. Namun untuk kerawanan dampak yang mungkin muncul akibat fenomena angin kencang ini, tetap memperhatikan kondisi topografi setiap wilayah.

“Untuk kriteria sebenarnya di atas 45 km per jam. Cuma semua tergantung topografinya. Pohon tumbang juga bisa banyak sebabnya. Bisa dari akar atau badan tanaman yang memang sudah lapuk. Kecepatan ini pun bisa juga merusak baliho dan atap rumah, jadi tetap waspada untuk masyarakat,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Trending di Nasional