Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Melalui MBG dan Perumahan Rakyat, Presiden Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

badge-check


					Prabowo Subianto, Presiden RI. Foto: Instagram@prabowo Perbesar

Prabowo Subianto, Presiden RI. Foto: Instagram@prabowo

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan target pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen dalam beberapa tahun ke depan, dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp 400 triliun dan pembangunan 3 juta rumah rakyat per tahun sebagai “mesin penggerak” utama.

Pernyataan ini disampaikan saat memaparkan strategi ekonomi di Jakarta, Sabtu (21/3/2026), di tengah pertumbuhan ekonomi 2025 yang hanya 5,03 persen (data BPS).

Pemerintahan Prabowo mengaitkan ambisi ini dengan penciptaan puluhan juta lapangan kerja melalui program infrastruktur, sosial, dan peningkatan produktivitas rakyat. MBG, yang menyasar 82 juta penerima termasuk anak sekolah, ibu hamil, dan keluarga miskin, diharapkan tingkatkan kualitas SDM serta daya beli masyarakat.

Secara ekonomi, MBG diproyeksikan dorong aktivitas UMKM pangan, distribusi logistik, dan tenaga kerja lokal.

Analis ekonomi dari Core Indonesia, Pujo Iqbal, menilai program ini bisa kontribusi 0,5-1 persen terhadap PDB melalui multiplier effect konsumsi, mirip dampak program serupa di Brasil yang tingkatkan pertumbuhan 0,8 persen.

Sementara itu, program perumahan rakyat fokus pada subsidi FLPP dan target 3 juta unit hunian layak bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

KemenPUPR catat backlog perumahan nasional mencapai 12,7 juta unit; inisiatif ini diprediksi serap 1,5 juta tenaga kerja per tahun di sektor konstruksi dan industri bahan bangunan.

Pelaku ekonomi menyambut positif. Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, menyatakan program ini berpotensi picu konsumsi rumah tangga hingga Rp 500 triliun dan kurangi pengangguran struktural. Namun, ia ingatkan perlu koordinasi antar-kementerian agar target 8 persen realistis di tengah tantangan inflasi global.

Penegasan Prabowo ini pertama kali tersorot luas pada 21-22 Maret 2026, meski isu serupa muncul sejak akhir Februari. Pemerintah optimis target tercapai dengan eksekusi cepat program unggulan ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Taubat Bersama di Ponpes Shiddiqiyyah, Kiai Tar: Koruptor Itu Hidup dari Mayat dan Darah Saudaranya

26 Juni 2026 - 11:25 WIB

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Trending di News